Selasa, 30 Mei 2023

Heboh Fenomena Solstis Dikaitkan dengan Sejumlah Bencana, BRIN Angkat Bicara

- Kamis, 22 Desember 2022 | 08:00 WIB
Viral isu masyarakat tak boleh keluar saat fenomena solstis. (Pixabay)
Viral isu masyarakat tak boleh keluar saat fenomena solstis. (Pixabay)

JAKARTA, kilat.com- Fenomena Solstis kini menjadi sorotan warganet lantaran adanya kabar mengenai dampak berbahaya yang akan terjadi.

Tak hanya dampak bahaya, fenomena Solstis pun dikaitkan dengan beberapa kejadian bencana baik yang sudah mau pun akan terjadi.

Namun, dampak dan kabar yang beredar mengenai fenomena Solstis tersebut merupakan informasi yang salah.

Baca Juga: Gala Sky Ziarah Ke Makam Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah: Selamat Tanggal 21 Mami

Diberitakan sebelumnya, hoaks soal solstis menyebar usai sebuah video di TikTok yang mengimbau masyarakat tidak keluar malam pada 21 Desember 2022.

"Tidak boleh keluar malam tanggal 21 Desember 2022," tulis akun @hendrikecee dalam video yang telah disukai lebih dari 240 ribu pengguna ini. Video itu tak memberi penjelasan apa pun selain tulisan tadi dan tangkapan layar judul media.

Sebuah akun Twitter ber-follower puluhan ribu, yang beberapa kali tertangkap berkicau yang tak sesuai fakta sains, turut memperparah hoaks ini dengan mengklaim bahwa solstis terkait dengan bencana alam seperti erupsi, gempa bumi, hingga tsunami.

Baca Juga: Kucing Emas, Satwa Langka Ini Ditemukan Kritis di Solok Sumbar

Namun, unggahannya sudah dihapus sejak dua hari lalu.

Masalahnya, netizen, terutama kaum orang tua atau yang tak mengecek isi berita, kadung ramai mempercayainya.

Penjelasan BRIN

Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa Nasional (ORPA/LAPAN) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkapkan solstis berasal dari bahasa latin: solstitium, yang terdiri dari dua kata yakni sol (Matahari) dan stitium yang berarti tempat berhenti, singgah, atau balik.

Baca Juga: Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Kemenkes Fasilitasi 14.641 Sarana Layanan Kesehatan

Solstis, yang juga berarti titik balik Matahari, dapat didefinisikan sebagai "peristiwa ketika Matahari berada paling utara maupun selatan ketika mengalami gerak semu tahunannya, relatif terhadap sumbu ekuator langit (perpanjangan/proyeksi khatulistiwa Bumi pada bola langit)."

Halaman:

Editor: Rinda Putri Tsani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X