Senin, 29 Mei 2023

Update Operasi Perang Rusia di Ukraina: dari Dugaan Putin Kanker hingga Caplokan 4 Wilayah

- Minggu, 6 November 2022 | 14:11 WIB
Ilustrasi perang Rusia dan Ukraina
Ilustrasi perang Rusia dan Ukraina

JAKARTA, kilat.com- Presiden Rusia, Vladimir Putin dituding sedang berjuang untuk melawan kanker pankreas dan parkinsong yang tengah dialaminya.

Hal ini diketahui setelah sejumlah dokumen rahasia Rusia bocor dan mengungkap kondisi sang Presiden.

Di tengah kabar kesehatan Putin yang memburuk, Rusia masih gencar melakukan manuver ke Ukraina.

Lantas, apa saja maniver Putin sejauh ini di Ukraina?

1. Kuasai Nuklir Terbesar Eropa

Rusia berhasil menguasai pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) terbesar di Eropa milik Ukraina, Zaporizhzhia. Hal itu tercantum dalam dekrit terbaru Moskow yang ditandatangani Putin dan terbit pada Rabu (5/10).

"Pembangkit tersebut akan dioperasikan oleh anak perusahaan raksasa tenaga nuklir milik negara Rusia, Rosatom," demikian bunyi dekrit Putin.

PLTN ini dikuasai Putin usai Moskow menyelesaikan penggabungan empat wilayah Ukraina di Timur, yakni Kherson, Donetsk, Luhansk, dan Zaporizhzhia.

2. Caplok 4 Wilayah

Selain PLTN, Putin juga resmi mencaplok empat wilayah Ukraina untuk bergabung dengan Rusia, berdasarkan undang-undang pencaplokan yang ditandatanganinya pada Rabu (5/10).

Melalui dokumen itu, empat wilayah antara lain Donetsk, Luhansk, Kherson, dan Zaporizhzhia kini menjadi bagian dari wilayah Kremlin.

"[Empat wilayah itu] diterima masuk Federasi Rusia sesuai dengan konstitusi Federasi Rusia," demikian kutipan dokumen yang ditandatangani Putin, seperti dilansir AFP.

3. Hancurkan 40 persen Infrastruktur

Sekitar 40 persen dari total infrastruktur energi Ukraina telah dirusak oleh serangan rudal dan pesawat nirawak atau drone Rusia.

Para pejabat Ukraina mengatakan sejumlah infrastruktur energi, termasuk hidroelektrik, dihantam serangan udara hingga memutus aliran listrik, pasokan pemanas, dan air.

Gubernur wilayah Kharkiv, Oleh Syne Lubov, melaporkan sekitar 140.000 warganya tidak mendapatkan aliran listrik usai serangan itu. (jri)

Editor: Cendhy Vicky

Tags

Terkini

Ukraina: Rusia Bakal Gencarkan Serangan Lagi ke Kyiv!

Sabtu, 17 Desember 2022 | 07:35 WIB

Rishi Sunak ke Ukraina: Kita Akan Menang!

Minggu, 20 November 2022 | 22:08 WIB
X