• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • Masuk

Yuk! Mengenal Lebih Dekat Sejarah Reog Ponorogo Warisan Indonesia

Reog Ponorogo (Foto: Antara)
Reog Ponorogo (Foto: Antara)

PONOROGO, kilat.com- Pasti sudah tidak asing lagi dengan kesenian dan budaya Reog Ponorogo yang berasal dari Nusantara ini. Barongan, harimau berhias bulu burung merak yang tengah mengembang terus berputar-putar.

Terkadang bulu-bulu itu seperti dikibas-kibaskan menunjukkan kesangaran dan kegagahannya. Tentunya Reog Ponorogo termasuk kesenian dan warisan budaya Indonesia.

Mengutip dari buku “Mengenal Kesenian Nasional 5 Reog“ karya Kustopo, Reog Ponorogo merupakan cerita tentang raja dari Kerajaan Bantarangin yang sekarang dikenal sebagai kota Ponorogo.

Raja tersebut bernama Kelana Suwandana yang ingin mempersunting putri Kerajaan Kediri. Dewi Ragil Kuning atau Putri Sanggalangit namanya. Namun saat diperjalanan menuju Kerajaan Kediri, Raja Kelana Suwandana dicegat oleh Raja Kediri dengan pasukan bala tentaranya yang terdiri dari burung dan singa.

Sedangkan Kerajaan Bujanganom dan pengawalnya yang disebut Warok memiliki kekuatan ilmu hitam yang mematikan lawan. Kemudian terjadilah perang antara kedua kerajaan dengan kekuatan yang sama-sama besar sehingga pertarungan terjadi beberapa hari dan tidak ada yang menang dalam pertarungan tersebut.

Baca Juga :
Kabar Gembira! PLN Targetkan 15.552 Sambungan Listrik Gratis di Jawa Timur

Pada akhirnya, kedua kerajaan tersebut damai dan Raja Kediri menerima niat naik Raja Bantarangin yang ingin mempershunting putrinya. Setelah keduanya menikah, pasukan merak, singa dan warok pun dijadikan sebagai pertujukan tarian dari kedua kerjaan bernama Reog Ponorogo.

Reog Ponorogo modern biasanya dipentaskan dalam beberapa acara, seperti pernikahan, khitanan, dan hari-hari besar Nasional. Pementasannya terdiri dari beberapa rangkaian, yakni dua sampai tiga tarian pembuka.

Setelah tarian pembukaan selesai, baru ditampilkan adegan inti yang isinya bergantung kondisi di mana seni Reog ditampilkan. Jika berhubungan dengan pernikahan maka yang ditampilkan adalah adegan percintaan. Untuk hajatan khitanan atau sunatan, biasanya cerita pendekar. (ulf)

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA