• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • Masuk

Bobocabin Hadir di Kintamani, Ini Tawaran Menariknya

Akomodasi Bobocabin yang hadir di Indonesia menyajikan konsep "elevated camping". (ANTARA/HO/Bobobox)
Akomodasi Bobocabin yang hadir di Indonesia menyajikan konsep "elevated camping". (ANTARA/HO/Bobobox)

JAKARTA, kilat.com- Penyedia layanan akomodasi berbasis IoT, besutan anak bangsa, Bobobox, meresmikan layanan terbaru mereka di Pulau Dewata menawarkan elevated camping di wilayah Kintamani, Bali.

Konsep layanan elevated camping ini terbilang unik karena mengusung pengalaman baru berkemah dengan memadukan penggunaan teknologi Internet of Things (IoT) dan keindahan alam sekitar.

Bobobox mencatat sejak pertama kali diperkenalkan di Ranca Upas, Jawa Barat, masyarakat memberikan tanggapan positif terhadap konsep berkemah gaya baru ini hal itu bisa tercermin dari tingkat hunian yang mencapai lebih dari 90 persen.

Co-founder sekaligus CEO Bobobox Indra Gunawan menyebutkan kehadiran Bobocabin diharapkan dapat mendukung industri pariwisata di Tanah Air yang lebih berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar.

“Sebagai salah satu pelaku usaha di ekosistem pariwisata, kami menyadari pentingnya mendukung upaya pemerintah dalam memaksimalkan potensi pariwisata Indonesia. Guna mencapai hal tersebut, kami menghadirkan Bobocabin yang saat ini telah dibuka di berbagai lokasi seperti Cikole, Ranca Upas, Danau Toba, termasuk Bali. Diharapkan melalui konsep elevated camping yang kami usung, konsumen dapat merasakan pengalaman menginap yang mengesankan dan Bobocabin pun dapat berperan aktif untuk menopang program-program yang telah dicanangkan pemerintah,” ujar Indra dalam keterangan tertulisnya, Sabtu.

Baca Juga :
Peneliti: Tidak Ada Politik Identitas di Pulau Bali

Kehadiran Bobocabin yang semakin marak di tempat- tempat wisata di Indonesia mendapatkan apresiasi dari pihak Pemerintah terutama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Tentunya selain mendukung pariwisata yang lebih ramah lingkungan juga bisa berkelanjutan bagi masyarakat yang berada di sekitar lokasi Bobocabin berada.

"Saya berharap melalui peluncuran ini, Bobocabin dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menggaungkan pariwisata berkelanjutan melalui setiap lokasi yang ada. Besar harapan kami agar langkah yang diambil Bobobox ini dapat menjadi pendorong bagi pelaku usaha pariwisata lainnya untuk bergerak ke arah yang sama," kata Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf Hanifah Makarim.

Dalam perjalanannya, Bobobox dan Bobocabin turut didukung oleh berbagai pihak seperti Alpha JWC, Sequoia Surge, dan Horizons Ventures, maupun kerja sama strategis dalam optimalisasi lahan bersama PT Pos Properti Indonesia, Perhutani, termasuk Bruno Wauters dalam pendirian Bobocabin Kintamani, Bali.

Di 2022, Bobocabin fokus berekspansi dalam menjangkau dan mengembangkan berbagai lokasi baru di Indonesia, diantaranya Jabodetabek, Jawa Timur, Lombok, dan lainnya.

Baca Juga :
Geger Balita di Tangerang Diberi Obat Kedaluwarsa Usai Imunisasi, Begini Kronologinya

Diharapkan dengan ekspansi ini, Bobocabin dapat menjangkau lebih banyak masyarakat Indonesia untuk mendapatkan pengalaman berwisata yang baru dengan berhenti sejenak dari kesibukan sehari-hari. (yus)

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA