• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • Masuk

3 Kekayaan Alam Pulau Bangka yang Membuat Jatuh Cinta

  • Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Jawa
    • Minang
  • Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Jawa
    • Minang
Pantai Matras, Pulau Bangka
Pantai Matras, Pulau Bangka

PANGKAL PINANG, kilat.com- Kekayaan alam di Pulau Bangka yang terletak di pesisir timur Pulau Sumatera ternyata menyimpan berjuta keindahan. Kombinasi pantai dan pegunungan dari pulau penghasil timah ini selalu sukses membuat pengunjungnya terpesona. Jika pergi ke Pulau Bangka, hamparan pesona alamnya akan menghipnotis Anda. Banyak sekali objek wisata di pulau ini, mulai dari pepohonan yang tersusun rapih di atas bukit, padang pasir, danau, hingga putihnya pasir pantai. Berikut adalah tiga wisata alam di Pulau Bangka yang patut untuk dijelajahi. 

1. Danau Kaolin, Kawah Putihnya Pulau Bangka


Danau Kaolin merupakan danau yang tercipta akibat penggalian tambang timah. Uniknya, danau ini bewarna biru, hasil refleksi warna biru langit setelah kandungan timahnya habis. Ada juga bagian danau yang bewarna hijau, manambah daya tarik Danau Kaolin. Begitu indah dan eksotis ketika danau dini dikelilingi dengan Gurun Pelawan Namang, bukit pasir bekas aktivitas tambang.

Baca Juga :
Asik! AirAsia Kembali Buka Layanan Destinasi Labuan Bajo, Liburan Jadi Lebih Mudah

Mendokumentasikan kunjungan di Danau Kaolin, akan tercipta foto atau video yang menjadi kenangan yang begitu merindukan. Jika ingin merasakan suasana yang maksimal, pengunjung bisa datang ke Danau Kaolin ketika matahari terbenam.

2. Pantai Matras, Pantai Terpanjang Pulau Bangka


Pantai Matras memiliki panjang mencapai 3 kilometer serta lebar sekitar 20 - 30 meter. Terletak di sebelah timur laut Pulau Bangka, tepatnya di desa Sinar Baru, Kecamatan Sungailiat. Jika ingin berkunjung ke Pantai Matras, diperlukan waktu sekitar 30 menit atau 40 kilometer berkendara dari Kota Pangkal Pinang. Pantai Matras menghadap langsung ke arah Laut Cina Selatan. Hamparan pasir putih yang terdapat di pantai ini, tampak berkilau seperti mutiara. Pepohonan kelapa dan air laut yang bening turut mendukung pemandangan indah di pantai ini.

Tak heran jika Pantai Matras menjadi pantai terpopuler di Provinsi Bangka Belitung, dan acapkali masyarakat maupun pengunjung menyebutnya sebagai Pantai Surga. Apalagi ditambah dengan sebuah sungai air tawar yang bisa ditemukan di sekitar pantai. Lebih menarik jika berkunjung ke Pantai Matras pada malam hari. Menikmati suasana ketenangan pantai sambil meilhat puluhan lampu kapal nelayan sedang berlayar di tengah lautan.

Baca Juga :
6 Tempat Wisata di Malang Paling Populer dan Seru untuk Liburan Keluarga, Catat!

3. Banyak Penyu di Pantai Tongaci


Jika ingin mengunjungi pantai di Pulau Bangka yang telah memiliki fasilitas lengkap, bisa datang ke Pantai Tongaci. Seperti Pantai Matras, Pantai Tongaci berada di Kecamatan Sungailiat tepatnya di Desa Pasir. Pantai ini merupakan sebuah kawasan marina dan penangkaran penyu. Kawasan pantainya telah direkayasa dan dilengkapi dengan fasilitas seperti kamar bilas, restaurant, dan penginapan.

Namun tak perlu khawatir tidak bisa menikmati suasana alam. Karena keasrian pantai dan pepohonan masih terjaga, begitu juga fasilitas pendukung dan bangunan didesain tradisional. Sehingga suasana menyatu dengan alam masih bisa dinikmati. Selain itu, Pantai Tongaci terkenal sebagai tempat penangkaran penyu di Pulau Bangka.

Baca Juga :
Wisata Religi di Aceh Masih Laku Gak Ya?

Banyak ditemukan sebuah kolam berisi penyu-penyu. Terdapat penyu berspesies penyu hijau dan penyu sisik. Pada waktu tertentu, pengunjung dapat mendengar bel tanda makan penyu, sehingga dapat menyaksikan penyu-penyu tersebut diberi makan oleh para petugas penangkaran.

Di kawasan Pantai Tongaci, ada pula Museum Garuda berisi artifak sejarah, buku-buku tua, dan foto-foto tua dari masa kolonial. Di malam hari, restaurant dan bar menyediakan menu khas pantai Pulau Bangka seperti ikan bakar, kerupuk bangka, dan otak-otak. Menikmati santapan ditemani para pengrajin bekerja membuat produk tradisional yang bisa dibeli.

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA