• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • Masuk

Begini Pola Asuh Anak di Kerajaan Inggris: Ada yang Mewajibkan Pakai Celana Pendek

Anggota keluarga kerajaan menyapa Ratu Elizabeth saat ia tiba untuk menghadiri Easter Mattins Service di St. George's Chapel di Windsor Castle, Inggris, Minggu (21/4/2019). ANTARA FOTO/Eamonn M. McCormack/Pool via REUTERS/wsj/cfo
Anggota keluarga kerajaan menyapa Ratu Elizabeth saat ia tiba untuk menghadiri Easter Mattins Service di St. George's Chapel di Windsor Castle, Inggris, Minggu (21/4/2019). ANTARA FOTO/Eamonn M. McCormack/Pool via REUTERS/wsj/cfo

JAKARTA, kilat.com- Setiap anak yang baru lahir tentu mendapatkan pola asuh yang berbeda dari setiap keluarga. Sama halnya dengan keluarga kerajaan Inggris yang memiliki pola asuh berbeda dibandingkan dengan anak-anak lainnya. Bahkan, pola asuh anak di kalangan bangsawan Inggris dikenal punya tradisinya yang cukup ketat.

Di masa lalu, para orang tua dari keluarga kerjaan harus mendandani anak-anak mereka dengan cara tertentu, mengajari anak berperilaku seperti orang dewasa, tidak tantrum dan menyerahkan sebagian besar pengasuhan anak kepada pengasuh.

Namun saat ini, para orang tua kerjaan seperti pasangan Pangeran William dan Kate Middleton serta Pangeran Harry dan Meghan Markle, telah melonggarkan beberapa aturan untuk memberi anak-anak mereka masa kanak-kanak yang lebih "normal"

Bahkan Pangeran William dan Harry ingin melanjutkan perubahan tradisi yang dimulai oleh mendiang ibu mereka, Putri Diana. Meskipun banyak yang telah diubah, namun beberapa tradisi pengasuhan anak tetep diberlakukan dan masih ada aturan etiket yang harus diikuti oleh semua anggota keluarga kerajaan.

Apa saja aturan tersebut?

Baca Juga :
Ikut Tur Kerajaan, Meghan Markle Protes Tak Diberi Gaji

Melansir Reader's Digest, berikut aturan pola asuh anak yang wajib ditaati orang tua kerajaan Inggris:

1. Wajib Membaptis Anak

Semua anak-anak kerjaan, termasuk calon pewaris takhta wajib dibaptis. Dan para orang tua harus memakaikan busana pembaptisan tradisoonal yakni replika dari gaun yang dikenakan pertama kali oleh Ratu Victoria pada tahun 1841 ke anak mereka.

2. Mengajari Anak Bahasa Asing

Semakin banyak bahasa yang dipelajari, semakin baik. Pasalnya, peran mereka di masa depan akan mencakup percakapan dengan pejabat negara lain. Mereka juga akan banyak melakoni perjalanan ke negara lainnya. Minimal anggota keluarga kerajaan Inggris bisa berbicara bahasa Prancis.

3. Berpendidikan

Sangat penting bagi orang tua kerjaan untuk memberikan pendidikan terbaik bagi anak. Bagaimanapun, mereka adalah pemimpin masa depan untuk negara.

4. Anak Laki-Laki Wajib Memakai Celana Pendek

Pada abad ke-16 ada aturan yang berasal dari tradisi breeching, dimana anak laki-laki mengubah penampilannya dari gaun menjadi celana panjang atau breeches. Setelah itu, aturan disesuaikan dengan celana pendek dan tetap menjadi penanda status kelas atas.

Baca Juga :
Fakta Menarik Pasukan Istana Inggris yang Tak pernah Senyum

5. Tidak Memanjakan Anak

Raja Charles III hanya diizinkan untuk melihat orang tuanya pada waktu yang ditentukan dan sering ditinggal bepergian jauh.Meski generasi orang tua kerajaan yang sekarang lebih melonggarkan aturan ini dengan memberikan kasih sayang lebih, mereka tetap harus memastikan anak-anak mereka tidak dimanjakan.

6. Tidak Boleh Berbicara Keras di Depan Publik

Anggota kerajaan tak diperbolehkan berbicara keras atau meneriaki anak mereka dengan nada tinggi di depan umum. (ulf)


Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA