• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • Masuk

Benarkah Bumi Berputar Lebih Cepat? Ternyata Ini Penyebab dan Dampaknya

Menurut Near Earth Object (NEO) NASA, ukuran batu ruang angkasa diperkirakan berdiameter sekitar 1.150 hingga 2.560 kaki (350 hingga 780 meter). Saat ini melakukan perjalanan melalui ruang dengan kecepatan sekitar 23.300 mil per jam. Foto: ( Zee News Network )
Menurut Near Earth Object (NEO) NASA, ukuran batu ruang angkasa diperkirakan berdiameter sekitar 1.150 hingga 2.560 kaki (350 hingga 780 meter). Saat ini melakukan perjalanan melalui ruang dengan kecepatan sekitar 23.300 mil per jam. Foto: ( Zee News Network )

JAKARTA, kilat.com- Bumi adalah planet ketiga dari Matahari yang merupakan planet terpadat dan terbesar kelima dari delapan planet dalam Tata Surya. Bumi juga termasuk dalam planet terbesar dari empat planet kebumian di Tata Surya.

Diketahui, Bumi berputar pada sumbunya sebanyak 366,26 kali, yang menciptakan 365,26 hari matahari atau satu tahun sideris. Perputaran Bumi pada sumbunya miring 23,4° dari serenjang bidang orbit, yang menyebabkan perbedaan musim di permukaan Bumi dengan periode satu tahun tropis (365,24 hari matahari).

Namun sadarkah kalian bahwa kini hari demi hari berlalu dengan begitu cepat? Ilmuwan dari Laboratorium Nasional Inggris baru saja mengungkapkan hari terpendek di Bumi.

Peneliti menemukan Bumi berputar lebih cepat pada 29 Juni dan 26 Juli 2022. Bumi berputar lebih cepat 1,59 milidetik pada 29 Juni 2022.

Fenomena ini merupakan temuan terbaru dari rangkaian rekor kecepatan perputaran bumi sejak 2022.

Cepatnya pergantian hari disebut berkaitan dengan rotasi bumi. Situs Science X Daily menyatakan, Bumi berotasi lebih cepat dari biasanya, menyebabkan pergantian hari menjadi lebih singkat.

Mengapa Bumi Berputar Lebih Cepat?

Ilmuwan belum bisa menetapkan sebab pasti mengapa Bumi berputar lebih cepat dari biasanya. Namun, beberapa spekulasi yang mencuat adalah:

1. Perubahan Iklim

Cairnya gletser di Kutub berpengaruh pada rotasi Bumi. Bertambahnya massa air dan angin disebut menarik Bumi.

2. Gempa Bumi

Gempa bumi dan aktivitas seismik di pusat Bumi mendorong Bumi menuju pusatnya. Inilah yang membuat Bumi berputar lebih cepat.

3. Pergerakan di Dalam Inti Bumi

Pergerakan di dalam inti cair Bumi dapat menggeser massa di planet ini.

4. Laut

Sirkulasi laut dan tekanan di dasar laut disebut bisa menarik poros Bumi.

5. Chandler Wobble

Chandler Wobble adalah istilah untuk menunjukkan poros Bumi yang tidak berbentuk bulat sempurna. Hal ini menyebabkan perubahan pada kecepatan putaran Bumi.

Apa Dampak Percepatan Rotasi Bumi?

Untuk saat ini, ilmuwan belum menemukan dampak negatif dari percepatan rotasi Bumi. Dilansir dari Science Focus, pergantian waktu yang lebih cepat dari biasanya tidak membahayakan.

Tapi hal ini bisa berpengaruh pada teknologi, seperti satelit, handphone, komputer, dan jaringan komunikasi yang bergantung pada keakuratan waktu.

Beberapa ilmuwan juga menyatakan percepatan rotasi Bumi bisa menjadi awal dari periode baru. Menyebabkan hari-hari akan menjadi lebih pendek dari biasanya. (nda)

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA