• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • Masuk

Catat! Berikut Profil Presiden Rusia dari Masa ke Masa

Foto dokumen menunjukkan bendera Rusia berkibar di atas kantor pusat Bank Sentral Rusia di Moskow, 3 Desember 2018. ANTARA/REUTERS
Foto dokumen menunjukkan bendera Rusia berkibar di atas kantor pusat Bank Sentral Rusia di Moskow, 3 Desember 2018. ANTARA/REUTERS

JAKARTA, kilat.com- Sebelum Rusia menganut sistem presidensial dan parlementer yang dipimpin oleh seorang presiden, Negeri Beruang Merah itu pernah menjadi negara adidaya Uni Soviet pada 1991 silam, namun sistem itu runtuh dan menjadi Republik Sosialis Federasi Soviet Rusia (RSFSR).

Rusia tercatat telah dipimpin oleh 3 presiden yang berbeda setelah merdeka pada 1991 silam, 

Namun, kini Rusia telah menjadi sebuah negara maju di berbagai bidang dari segi ekonomi, teknologi dan urusan militer.

Lalu siapa saja presiden yang memimpin Rusia sebelum Vladimir Putin? Berikut daftarnya beserta masa jabatannya seperti dilansir dari CNN Senin (23/5/2022).

1. Boris Yeltsin (1991-1999)

Presiden pertama pilihan publik menjabat negara Rusia adalah Boris Yeltsin sejak 1991-1999.

Baca Juga :
Turki Ungkap Alasan Tidak Ikut Jatuhkan Sanksi ke Rusia

Boris Yeltsin merupakan presiden pertama Rusia yang dipilih oleh rakyat. Boris Yeltsin merupakan seorang politikus andal yang berhasil membawa Rusia melewati krisis ekonomi dan politik.

Pemilik nama lengkap Boris Nikolayevich Yeltsin ini lahir di daerah Butka, Sverdlovsk sekarang disebut Yekaterinburg pada 1 Februari 1931 silam. Ia memerintah Rusia sejak terpilih pada 12 Juni 1991 setelah mendapatkan 57 persen dukungan.

Sebenarnya sebelum Boris, Rusia yang masih menjadi Uni Soviet itu lebih dulu dipimpin Mikhail. S. Gorbachev dari 1985 hingga 1991.

Selama kepemimpinan Boris, Rusia mengalami perubahan perekonomian dari ekonomi komando menjadi ekonomi pasar. Boris juga mengambil alih banyak tanggung jawab. Mulai dari keuangan, peraturan urusan luar negeri, sampai sistem pertahanan.

Kepribadiannya selama menjabat sebagai kepala negara selalu disorot. Terlebih setelah sikap kontroversialnya diketahui secara meluas akibat pengaruh minuman keras.

Baca Juga :
Di KKT G7, Jokowi Bahas Ukraina dengan Presiden Prancis

Sebelum mengundurkan diri, ia pernah diserang Duma Rusia yaitu parlemen negara bagian atas tuduhan penyebab pecahnya Uni Soviet serta berbagai masalah lain.

Kemudian pada 31 Desember 1999 Boris resmi mengundurkan diri dan menunjuk Vladimir Putin untuk menggantikannya sebagai Presiden Rusia.

2. Vladimir Putin (2000-2008)

Masih tentang presiden Rusia dari masa ke masa. Setelah Boris, penggantinya adalah Vladimir Putin yang saat itu menjabat Perdana Menteri di pemerintahan Boris Yeltsin.

Ketika mendapat tugas menjadi perdana menteri Presiden Boris Yeltsin, Putin menjabat dari tahun 1999 sampai 2000. Kemudian terpilih sebagai presiden pengganti dari 2000 hingga 2008 untuk mengisi kekosongan kepemimpinan.

Latar belakang Putin adalah mahasiswa lulusan hukum dari Leningrad State University yang lulus tahun 1975.

Baca Juga :
Putin Bakal Lakukan Perjalanan ke Luar Ngeri di Tengah Perang

Pemilik nama lengkap Vladimir Vladimirovich Putin ini selain merupakan seorang politikus juga merupakan mantan pejabat militer yang cukup disegani.

Bahkan ia juga pernah menjadi bagian dari Komitet Gosudarstvennoy Bezopasnosti atau KGB yang merupakan badan intelijen Rusia.

Selama menduduki jabatan Presiden Rusia pengganti Boris, Putin membenahi restrukturisasi pemerintah serta melanjutkan aksi militer Rusia.

Pada pemilihan presiden 2008 Putin belum bisa mencalonkan diri menjadi kepala negara, sehingga kembali menjabat Perdana Menteri pada 2008-2012.

Keputusan dipilihnya Putin kembali menjabat perdana menteri ini dilakukan oleh penggantinya yaitu Presiden Dmitry Medvedev.

Baca Juga :
Ukraina Tengah Fokus Hadapi Serangan di Donetsk dan Luhansk dengan 20 Roket

3. Dmitry Medvedev (2008-2012)

Presiden Dmitry Medvedev adalah salah satu kelapa negara Rusia paling muda di antara kandidat sebelumnya. Ia diangkat sebagai presiden saat berusia 42 tahun.

Dmitry Medvedev resmi dilantik pada 7 Mei 2008 menggantikan presiden sebelumnya yaitu Vladimir Putin, lalu menunjuknya kembali menjadi Perdana Menteri.

Kedekatan antara Putin dan Medvedev diketahui sudah terjalin lama sejak dekade 1990-an. Kabarnya mereka berdua mengenal satu sama lain ketika urusan kerja di St. Petersburg.

Usai menduduki kekuasaan di Istana Kremlin, Medvedev menyuarakan tugas utamanya untuk kemerdekaan Rusia secara ekonomi, politik, dan pengaruhnya di skala internasional.

4. Vladimir Putin (2012 - sekarang)

Setelah terpilih menjadi Presiden Rusia pada tahun 2000 hingga berakhir pada tahun 2008, mantan agen KGB yang lahir pada 7 Oktober 1952 silam tersebut kembali terpilih menjadi Presiden Rusia.

Baca Juga :
Rusia Sarankan Barat untuk Tidak Salurkan Senjata Lagi ke Kyiv, Ini Alasannya

Putin yang mencalonkan diri kembali menang usai mendapat suara terbanyak dan resmi dilantik pada 7 Mei 2012.

Kedatangan kembali Putin sebagai presiden ini sempat diwarnai aksi protes meluas atas dugaan kecurangan pemilu.

Padahal konstitusi Rusia punya peraturan tersendiri yang mempersilakan setiap kandidat mencalonkan diri kembali sebagai presiden asalkan waktunya tidak berurutan.

Itulah sejarah singkat terkait nama-nama presiden Rusia dari masa ke masa yang saat ini kembali dipimpin oleh Vladimir Putin. (jri/cen)

Baca Juga :
Nurut Uni Eropa, Presiden Lithuania Kekeh Larang Transit Barang Kaliningrad di Rusia

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA