• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • Masuk

Bagaimana pun, Peran Besar Puan Maharani Tak Bisa Dilupakan Ganjar Pranowo

Ketua DPP PDI Perjuangan yang juga Ketua DPR RI Puan Maharani saat menjadi pembicara Diskusi publik dengan tema "Bung Karno: Arsitek Kemerdekaan Bangsa-bangsa" yang diadakan di secara hybrid di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro Nomor 58, Jakarta, Minggu (3/7/2022). (ANTARA/HO-PDIP)
Ketua DPP PDI Perjuangan yang juga Ketua DPR RI Puan Maharani saat menjadi pembicara Diskusi publik dengan tema "Bung Karno: Arsitek Kemerdekaan Bangsa-bangsa" yang diadakan di secara hybrid di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro Nomor 58, Jakarta, Minggu (3/7/2022). (ANTARA/HO-PDIP)

JAKARTA, kilat.com- Pengamat politik Hendro Satrio mengingatkan bahwa peran Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani dalam karier politik Ganjar Pranowo hingga menjadi Gubernur Jawa Tengah sangatlah besar.

"Waktu pemilihan Gubernur Jawa Tengah yang memenangkan Ganjar itu, kan komandan pemenangannya adalah Mbak Puan," kata Hendri Satrio di Jakarta, Jumat.

Pendiri Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) ini menilai ketika masuk kontestasi Pilpres 2024 dan Puan Maharani ikut dalam kontestasi itu, maka sewajarnya bahkan seharusnya Ganjar membantu memenangkan Puan.

"Ya sekarang gantian lah. Pak Ganjar yang membantu Mbak Puan," tegas Hendri Satrio.

Pria yang akrab disapa Hensat ini menyebutkan, sebenarnya publik akan sangat hormat kepada Ganjar manakala dia membantu Puan Maharani dalam Pilpres 2024.

Baca Juga :
Ratusan Emak-emak di Rancaekek Deklarasikan Ganjar Presiden 2024

Ganjar, jelas Hensat, akan menjadi "vote getter" yang akan dihargai dan dikenang. Bahkan, di internal PDI Perjuangan pun nama Ganjar akan dihormati tanpa ada pertentangan.

"Dan saya yakin sekali ide mendorong Mba Puan sebagai capres PDIP dan menjadikan Ganjar 'vote getter' (penarik suara, red) atau tim sukses Mbak Puan nggak akan ditentang sama kader PDIP mana pun," jelas Hensat.

Kalau pun ada yang menentang, Hensat meyakini itu bukan dari kader PDIP, melainkan dari relawan yang kemungkinan dulu mendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Yang menentang (Ganjar dukung Puan, red) ya relawannya Jokowi yang sudah jadi relawannya Ganjar. Paling gitu. Enggak apa-apa, namanya juga demokrasi," ucapnya. (yus)

Baca Juga :
Ribuan Warga Makassar Deklarasi Dukung Ganjar di Pilpres 2024

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA