• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • Masuk

Seleksi Panwascam di Jember Sepi Pendaftar Perempuan

Suasana pendaftaran panwascam di Kantor Bawaslu Jember, Kamis (22/9/2022). ANTARA/HO-Humas Bawaslu Jember
Suasana pendaftaran panwascam di Kantor Bawaslu Jember, Kamis (22/9/2022). ANTARA/HO-Humas Bawaslu Jember

JEMBER, kilat.com- Keterwakilan perempuan dalam pendaftaran panitia pengawas pemilu di tingkat kecamatan (panwascam) di Kabupaten Jember, Jawa Timur, masih sedikit pada hari kedua pendaftaran panwascam yang dibuka oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kabupaten setempat.

"Keterwakilan perempuan yang sudah terverifikasi sebagai pendaftar panwascam sebanyak 15 orang, padahal kuota-nya harus memenuhi 30 persen keterwakilan perempuan," kata Koordinator Divisi Hukum, Humas Data, dan Informasi Bawaslu Jember Devi Aulia Rahim di Kantor Bawaslu setempat, Kamis.

Bawaslu Jember membuka pendaftaran calon panwascam selama sepekan yakni sejak Rabu (21/9) hingga Selasa (27/9) pada jam kerja dan total anggota panwaslu tingkat kecamatan yang dibutuhkan sebanyak 93 orang.

"Partisipasi perempuan dalam pendaftaran Panwaslu Kecamatan harus memenuhi 30 persen keterwakilan perempuan, sehingga kami mendorong kaum perempuan berpartisipasi dalam seleksi Panwascam tersebut," tuturnya.

Ia mengatakan pada hari kedua pendaftaran tercatat keterwakilan perempuan yang sudah terverifikasi sebagai pendaftar perbandingannya masih cukup jauh dari perhitungan karena jumlah pendaftar laki-laki 72 orang, sedangkan pendaftar perempuan masih 15 orang.

Baca Juga :
KPU-Bawaslu Deklarasi Pemilu Damai di Kampus Umrah

"Mengacu pada pedoman pelaksanaan pembentukan Panwaslu Kecamatan untuk Pemilu serentak tahun 2024 tercatat bahwa dalam pendaftaran wajib memenuhi 30 persen keterwakilan perempuan di setiap kecamatan," katanya.

Jika ketentuan itu tidak terpenuhi, lanjutnya, maka masa pendaftaran Panwaslu tingkat kecamatan akan diperpanjang untuk memenuhi keterwakilan perempuan tersebut.

Berdasarkan data pendaftar yang masuk sampai Kamis ini tercatat hanya ada dua kecamatan yang sudah ada 30 persen dari jumlah minimal pendaftar dari 31 kecamatan yang ada di Kabupaten Jember.

"Saya mengajak perempuan Jember untuk lebih percaya diri untuk berpartisipasi dalam seleksi menjadi pengawas pemilu kecamatan. Perempuan harus lebih percaya diri dalam menyambut pesta demokrasi pada 2024 mendatang," ujarnya.

Ia menjelaskan demokrasi sejati-nya adalah partisipasi dan kesetaraan, bahwa perempuan itu hadir tidak hanya sebagai pemilih melainkan juga terlibat sebagai penyelenggara.

Baca Juga :
Sepi Peminat, Bawaslu Mukomuko Perpanjang Pendaftaran Panwascam

"Pembukaan pendaftaran panwascam masih dini dan masih ada waktu beberapa hari lagi ke depan sampai Selasa (27/9) , sehingga memungkinkan akan di buka perpanjangan pendaftaran jika kuota tidak mencukupi, dari itu kita masih optimis 30 persen keterwakilan perempuan akan terpenuhi," ujarnya.

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA