• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • Masuk

Hari Pertama Pendaftaran Panwascam di Jember Diserbu Pelamar

Seorang petugas menerima pendaftaran panwascam yang mulai dibuka di Kantor Bawaslu Jember pada Rabu (21/9/2022). ANTARA/HO-Bawaslu Jember
Seorang petugas menerima pendaftaran panwascam yang mulai dibuka di Kantor Bawaslu Jember pada Rabu (21/9/2022). ANTARA/HO-Bawaslu Jember

JEMBER, kilat.com- Hari pertama pendaftaran Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jember banyak peminat karena tercatat sudah 32 pendaftar dari 93 kuota Panwascam yang dibutuhkan untuk Pemilu 2024.

"Hari ini sudah ada 32 pendaftar dengan rincian 27 laki-laki dan lima orang perempuan pada hari pertama pendaftaran Panwascam. Terbanyak pendaftar hari ini dari Kecamatan Kaliwates dan Tanggul," kata Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Jember Andhika A. Firmansyah di Kantor Bawaslu setempat, Rabu.

Bawaslu Jember membuka pendaftaran calon Panwascam untuk 31 kecamatan mulai 21 hingga 27 September 2022 di Kantor Bawaslu setempat pada pukul 09.00 hingga 17.00 WIB.

"Kami membutuhkan sebanyak 93 orang Panwascam yang akan bekerja di 31 kecamatan di Jember karena masing-masing kecamatan memiliki tiga anggota," tuturnya.

Menurutnya persyaratan penting untuk mendaftar panwaslu di tingkat kecamatan adalah WNI, umur mininal 25 tahun, pendidikan terakhir SMA, tidak anggota partai politik dan bersedia bekerja penuh waktu.

Baca Juga :
KPU-Bawaslu Deklarasi Pemilu Damai di Kampus Umrah

"Untuk kelengkapan berkas yaitu surat lamaran, foto terbaru, fotokopi KTP, fotokopi ijazah yg dilegalisir, surat keterangan sehat dan beberapa lagi dan lebih lengkapnya semua persyaratan dan formulir bisa diunduh di website (laman) resmi Bawaslu Kabupaten Jember," tuturnya.

Andhika menegaskan bahwa calon pendaftar tidak pernah menjadi anggota partai politik atau telah mengundurkan diri dari keanggotaan partai politik sekurang-kurangnya 5 tahun pada saat mendaftar.

Selain itu, lanjut dia, tidak pernah menjadi anggota tim kampanye salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden, calon anggota DPR, DPD dan DPRD serta pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah sekurang-kurangnya dalam jangka waktu 5 tahun.

"Nantinya seluruh pendaftar panwaslu tingkat kecamatan akan ada seleksi administrasi, seleksi dengan metode CAT (Computer Assisted Test) dan seleksi wawancara," ujarnya.

Ia mengatakan peminat panwaslu di tingkat kecamatan di Jember selalu banyak, bahkan pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 mencapai 700 orang, sehingga para pendaftar akan bersaing ketat.

Baca Juga :
Peneliti: Dua Parpol Baru Berpeluang Lolos ke Senayan

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA