• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • Masuk

Viral! Wanita Ngamuk Tusuk 3 Penumpang Angkot, Satu Ibu Hamil Tewas Mengenaskan

Ilustrasi penikaman. Foto: Pixabay
Ilustrasi penikaman. Foto: Pixabay

SUMEDANG, kilat.com- Sebuah video viral memperlihatkan seorang gadis di Sumedang, Jawa Barat mengamuk dan melakukan penusukan terhadap tiga penumpang angkutan kota (angkot). Akibatnya, satu di antara korban tersebut meninggal dunia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden tersebut terjadi saat angkot melintas Jalan Raya Sumedang-Cirebon atau tepatnya di sekitar SMAN 1 Tanjungsari, Kamis (22/9/2022).

Dalam video itu memperlihatkan, seorang perempuan yang berhasil diringkus dan diduga sebagai pelaku. Terduga pelaku itu tampak tengah berjongkok dengan tangan diikat ke belakang.

"Ini nih bawa peso (pisau) di angkot, korbannya dua orang loncat dari angkot di SMAN 1 Tanjungsari," ungkap perekam video tersebut.

Kemudian video itu pun menampilkan dua orang perempuan yang tengah terkapar dengan bersimbah darah di pinggir jalan. "Ini ibu-ibu, korban dua orang, loncat dari mobil angkot," ujar sang perekam.

Baca Juga :
Viral Satu Keluarga Wanita Ini Meninggal Akibat Gempa Palu 2018, Netizen Beri Komentar Ini!

Kabar terbaru menyebutkan, salah seorang korban yang sempat menadpatkan penanganan intensif di RSUD Sumedang menghembuskan napas terakhir.

Kabar tersebut disampaikan oleh Humas RSUD Sumedang Rudiyanto. "Korban bernama ibu Rika meninggal dunia sekitar pukul 17.22 WIB," ucap Rudi.

Rudi menjelaskan korban yang meninggal tengah dalam kondisi hamil sekitar 6 bulan. Korban mengalami luka di bagian kepala belakang sebelah kanan.

"Lukanya itu sekitar 5 centimeter dan saat tiba di IGD luka itu langsung di jahit," terang Rudi.

"Berdasarkan hasil CT scan korban mengalami pendarahan di dalam kepalanya atau pada lapisan otak," tambahnya.

Baca Juga :
Nenek-nenek Asik Joget di Pinggir Jalan Viral di Medsos, Netizen Heboh!

Selain luka kepala, Rudi menyebut, korban mengalami pendarahan di bagian hidung dan mulut saat baru tiba di rumah sakit. Kemudian terdapat juga luka di bagian paha kanannya.

"Paha kanan terjadi perubahan bentuk seperti patah tulang," ujarnya.

Korban meninggal sendiri saat ini sudah diantarkan ke rumah dukanya.

"Korban tadi sudah dikirim ke rumah duka," ucapnya

Rudi menambahkan korban berjumlah 3 orang. Pertama, Lisnawati bersama anaknya yang baru berusia 2 tahun. Kemudian Rika, korban yang meninggal dunia.

Baca Juga :
Polri Ambil Berkas P-21 Kasus Ferdy Sambo di Kejagung

"Anak ibu Lisnawati yang mengalami luka ringan sudah boleh pulang tadi sekitar jam 2 siang," ujarnya.

Sementara untuk korban Lisnawati, saat ini akan dirujuk ke rumah sakit di Kota Bandung.

"Ibu Lisnawati ini lukanya ada benjolan di atas telinga sebelah kanan, kemudian luka-luka di bagian lutut kaki sebelah kanan," ujarnya.

"Berdasarkan hasil CT Scan ada pendaharan di selaput di dalam otak, kondisinya di rujuk ke rumah sakit Bandung," kata Rudi menambahkan.


Baca Juga :
Gagal Menyalip, ASN Asal Surabaya Tewas Dihantam Truk di Mojokerto

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA