• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • Masuk

Jadi Kurir Narkoba, 2 Tukang Parkir di Bekasi Dibekuk, Dua Kilogram Ganja Diamankan

Dua tersangka pengedar narkoba jenis ganja diringkus jajaran Polsek Cabang Bungin dan tim Satres Narkoba Polres Metro Bekasi. (Foto: Eka Jaya/Kilat.com)
Dua tersangka pengedar narkoba jenis ganja diringkus jajaran Polsek Cabang Bungin dan tim Satres Narkoba Polres Metro Bekasi. (Foto: Eka Jaya/Kilat.com)

BEKASI, kilat.com- Dua kurir narkoba jenis ganja berhasil diringkus jajaran Polsek Cabang Bungin, saat tengah melaksanakan patroli cipta kondisi di Jembatan Garon, Setialaksana, Kecamatan Cabang Bungin, keduanya diringkus saat melintas mengarah ke wilayah Kabupaten Karawang.

Kasatres Narkoba Polres Metro Bekasi Kompol dr. Dedi Herdiana mengatakan, terungkapnya jaringan pengedar ganja tersebut berawal saat WS yang terjaring razia cipta kondisi oleh polsek Cabang Bungin, WS kedapatan membawa 150 gram ganja.

"Berdasarkan pengakuan WS barang haram tersebut didapat dari Kembangan, Jakarta Barat," jelas Dedi saat konfrensi pers di Polsek Cabang Bungin, Kamis (22/9/2022).

Lebih lanjut Dedi mengatakan, dari hasil pengembangan yang dilakukan anggota Polsek Cabang Bungin bersama Tim Satres Narkoba Polres Metro Bekasi berhasil meringkus tersangka RS alias Buluk di halaman parkir mini market yang ada di Meruya, Jakarta Barat.

“Dari penangkapan kedua tersangka WS dan RS, kami berhasil mengamankan barang bukti ganja seberat 2 Kg, salah satu tersangka memang seorang residivis kasus yang sama,” ujarnya.

Baca Juga :
20 Polisi Diduga Melanggar hingga Tembak Gas Air Mata saat Tragedi Kanjuruhan

Kedua tersangka yang berprofesi sebagai juru parkir itu mengaku sudah 3 kali bertransaksi, sebelumnya tersangka WS juga pernah melakukan pengiriman ganja sebanyak 32 kilogram, sedangkan saat ini yang berhasil diamankan seberat 2 kilo, merupakan transaksi lanjutan dari transaksi pengriman sebelumnya.

“Tersangka WS mengaku pada hari Sabtu, 10 September 2022 menerima kiriman narkotika jenis daun ganja 2 Kg yang diantarkan melalui paket oleh seseorang dari pulau Sumatera. Paket tersebut dibuka oleh kedua tersangka untuk dijual. Dan menjualnya pun sudah diarahkan oleh seseorang dari Pulau Sumatra tersebut," kata Dedi.

Biasanya para tersangka dalam mengedarkan ganja tersebut mendapatkan upah sebesar Rp150.000 dari setiap pengirimannya.

Kini, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka dijerat pasal 112 dan 114 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman paling lama 20 tahun penjara.

Kontributor: Eka Jaya Saputra

Baca Juga :
Simak! Ini Sinopsis Film Sicario, Kisah Agen FBI Lawan Gembong Narkoba dari Meksiko

Editor: Anggi

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA