• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • Masuk

Dijemput Paksa, Hasnaeni Moein 'Wanita Emas' Jadi Tersangka Korupsi

Gedung Kejaksaan Agung (ist)
Gedung Kejaksaan Agung (ist)

JAKARTA, kilat.com- Hasnaeni Moein atau sering disebut 'Wanita Emas' diputuskan menjadi tersangka pada kasus korupsi yang ditangani Kejaksaan Agung (Kejagung).

Direktur Penyidikan (Dirdik) pada Jampidsus Kejagung, Kuntadi menyampaikan Hasnaeni dijemput paksa petugas untuk menjalani pemeriksaan mengenai kasus dugaan korupsi dana di lingkungan PT Waskita Beton Precast pada 2016-2020.

"Ya, alias wanita emas. Secara umum kita kenakan pasal 2 pasal 3 UU anti-korupsi dugaan tindak pidana korupsi," jelas Kuntadi pada Kamis (22/9/2022).

Ia dijemput paksa ke markas Korps Adhyaksa pada Kamis (22/9/2022) petang dan sudah memakai rompi tahanan ketika akan dibawa ke tempat penahanan di Rutan Salemba Cabang Kejagung.

Kejagung juga menahan tersangka seorang pensiunan karyawan BUMN PT Waskita Beton Precast bernama Kristadi Juli Hardjanto (KJ).

Baca Juga :
Kapolri Beberkan Peran 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Ada yang Beri Perintah Tembak Gas Air Mata

"Tersangka H kita tahan di Rutan Salemba Cabang Kejagung, sedangkan Tersangka KJ di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jaksel untuk 20 hari ke depan," jelas Kuntadi.

Kejagung meningkatkan status penanganan kasus dugaan korupsi penyimpangan atau penyelewengan penggunaan dana PT Waskita Beton Precast pada 2016-2020 ke tahap penyidikan. 

Pada kasus ini, diduga kerugian negara mencapai Rp 2,5 triliun.

Dalam kasus ini, Kejagung telah menetapkan empat tersangka.

Empat tersangka itu diantaranya Direktur Pemasaran PT Waskita Beton Precast Tbk periode 2016-2020, Agus Wantoro (AW), General Manager Pemasaran PT Waskita Beton Precast Tbk periode 2016-Agustus 2020 Agus Prihatmono (AP), Staf Ahli Pemasaran (expert) PT Waskita Beton Precast Benny Prastowo (BP), dan Pensiunan Karyawan PT Waskita Beton Precast Tbk, Anugrianto (A).

Baca Juga :
Kapolri Sebut Tersangka Tragedi Kanjuruhan Bisa Bertambah

Hasnaeni diperiksa sebagai saksi selaku Direktur Utama PT Misi Mulia Metrikal.

Wanita emas tersebut diperiksa sebagai saksi perkara dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan dan/atau penyelewengan dalam penggunaan dana PT Waskita Beton Precast pada tahun 2016-2020.

Hasnaeni disebut dengan julukan Wanita Emas. Hasnaeni diketahui pernah ingin bertarung pada Pilkada DKI 2017, namun gagal.

Dalam diskusi pada 2016 silam, Hasnaeni mengaku julukan Wanita Emas memang sengaja disematkan untuk dirinya.

Saat itu dia menyampaikan Emas sebagai kependekan dari 'Era Masyarakat Sejahtera'. Julukan Wanita Emas pun diakuinya dipakai untuk bisa maju dalam Pilkada Tangerang Selatan 2010.

Baca Juga :
Polri Tetapkan 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Ini Nama-nama dan Profesinya

Stiker 'Hasnaeni Wanita Emas' diketahui tertempel sebagai iklan di bus-bus kota di wilayah Jakarta saat itu. (ara)

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA