• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • Masuk

Massa Warga Papua Serbu KPK Soal Status Tersangka Lukas Enembe

Ilustrasi Demo. (Foto: ARDI/KILATFOTO)
Ilustrasi Demo. (Foto: ARDI/KILATFOTO)

JAKARTA, kilat.com- Puluhan warga Papua yang menyebut mereka adalah Front Rakyat dan Imapa Jadetabek menyerbu Gedung Merah Putih KPK.

Mereka menuntut lembaga antirasuah tersebut untuk menghentikan penyidikan kasus dugaan korupsi yang menyeret Gubernur Papua Lukas Enembe.

Ini pertama kalinya KPK didemo secara langsung setelah resmi mengumumkan penyidikan kasus dugaan korupsi Lukas Enembe beberapa waktu lalu.

Demonstrasi tersebut dimulai sekitar pukul 10.35 WIB. Mereka turut membentangkan banner bertuliskan 'KPK Stop Kriminalisasi Gubernur Papua'.

Wajah Lukas Enembe terpampang dalam banner dimaksud. Beberapa peserta aksi turut memegang poster dengan bunyi pesan serupa.

Baca Juga :
Dikritik Gegara Periksa Anies Baswedan Kasus Formula E, KPK Tegaskan: Kami Tidak Takut!

Adapun sejumlah aparat kepolisian turut menjaga aksi menyampaikan pendapat tersebut agar berjalan dengan tertib. Hingga berita ini ditulis, kegiatan masih berlangsung.

"Kita ada di sini karena kita tahu Bapak Lukas Enembe tidak bersalah. KPK tolong hentikan kriminalisasi terhadap Bapak Lukas Enembe," seru salah seorang orator melalui pengeras suara, Kamis (22/9/2022).

"Cabut segera penetapan tersangka kasus gratifikasi terhadap Bapak Lukas Enembe. Save Lukas Enembe," sambungnya.

KPK sejauh ini belum bisa memeriksa Enembe yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Pemeriksaan perdana Enembe sebagai saksi di Papua pada Senin (12/9/2022) lalu gagal terlaksana lantaran yang bersangkutan mengaku sedang sakit.

Baca Juga :
Tegas! Ogah Penuhi Panggilan Penyidikan, KPK Blokir Rekening Istri-Anak Lukas Enembe

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA