• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • Masuk

WNA Korea Menangis Histeris Lahan Perusahaan Miliknya Dieksekusi PN Cikarang Bekasi

Dua WNA berteriak histeris meminta eksekusi pengosongan lahan milik PT White Rose Papan Indah di Cikarang Barat, dihentikan. (Foto: Eka Jaya/kilat.com)
Dua WNA berteriak histeris meminta eksekusi pengosongan lahan milik PT White Rose Papan Indah di Cikarang Barat, dihentikan. (Foto: Eka Jaya/kilat.com)

BEKASI, kilat.com- Pengadilan Cikarang melakukan eksekusi pengosongan terhadap lahan milik PT White Rose Papan Indah, yang beralamat di Jalan Jarakorta, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Rabu (21/9/2022).

Menurut Zam Zam juru sita PN Cikarang, eksekusi tersebut dilakukan berdasarkan putusan perkara nomor 836/Pdt.G/2021/Pn.Jkt.Brt, serta Penetapan Pengadilan Negeri Jakarta Barat nomor 27/2022 Eks.Jo.No.836/Pdt.G/2021/Pn.Jkt.Brt, dengan Pentepan Pengadilan Negeri Cikarang Nomor 24/Pdt.Eks.Del/2022/Pn.Ckr.Jo Nomor 27/2022 Jo Nomor 836/Pdt.G/2021/Pn.Jkt.Brt.

"Hari ini kami dari Pengadilan Negeri Cikarang melaksanakan eksekusi pengosongan dari permohonan bantuan eksekusi Pengadilan Negeri Jakarta Barat, dalam perkara gugatan nomor 836 yang sudah diputus," jelas Zamzam, Juru sita Pengadilan Negeri Cikarang.

Dalam proses eksekusi itu, sempat diwarnai protes dari pihak termohon Lee Moo Chan dan Kuasa hukumnya Edward Mission SH. Mereka meminta agar eksekusi ditunda karena menurutnya masih ada proses hukum yang diambil oleh pihak termohon.

Lee Moo Chan bersama istrinya yang merupakan warga negara asing itu memaksa menerobos barikade polisi yang melakukan pengamanan eksekusi untuk meminta agar eksekusi ditunda. Bahkan, keduanya berteriak histeris.

Baca Juga :
20 Polisi Diduga Melanggar hingga Tembak Gas Air Mata saat Tragedi Kanjuruhan

"Tunggu dulu, kami korban mafia tanah, tunggu dulu kita masih ada proses hukum," ujar Lee Moo Chan dengan bahasa Indonesia yang terbatas berusaha menghalangi proses eksekusi.

Kata Edward Mission SH kuasa hukum termohon, masih ada perlawanan dari kliennya di Pengadilan Negeri Jakarta Barat yang masih berjalan dan proses peninjauan kembali di Mahkamah Agung, serta laporan polisi yang dilayangkan kliennya di Polda Metro Jaya. Oleh sebab itu, kliennya meminta agar eksekusi ditunda.

"Iya masih ada proses hukum yang kami lakukan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, PK juga sedang berjalan di Mahkamah Agung, dan klien kami telah membuat laporan polisi di Polda Metro Jaya, atas dugaan mafia tanah dalam kasus Mr Lee ini," ungkapnya.

"Ini sebenarnya permasalahan perjanjian, di mana perjanjian tersebut sangat-sangat tidak baik, menurut kami bertentangan dengan hukum," lanjutnya.

Menurutnya, permasalah yang menimpa kliennya tersebut berawal saat PT White Rose Papan Indah memilik utang pinjaman terhadap Rabo Bank sebesar Rp40 miliar dengan jaminan 3 bidang tanah seluas 24.539 m2.

Baca Juga :
Soal Kasus KDRT Rizky Billar ke Lesti Kejora, Polisi: Ini Bukan Rekayasa

"Prosesnya bertentangan dengan Hukum, di mana perjanjian-perjanjian ini tidak di sepahami atau diketahui oleh Mr Lee. Di mana Mr Lee ini adalah pemilik PT ini, karena Mr Lee tidak mengerti bahasa Indonesia dan tidak paham bahasa Indonesia," kata Edward.

Sementara itu, Jitram Taebenu. SH., MH. selaku kuasa hukum pemohon mengatakan semua pernyataan yang telah disampaikan dari termohon itu adalah pengacara yang ke 2, dan menurutnya semua sudah di pertimbangkan dalam gugatan di Jakarta Barat dan sudah putus.

"Ketika putus, Ppengacara tidak melakukan upaya hukum, sehingga perkara ini sudah berkekuatan hukum tetap, apapun yang dipertanyakan itu biarlah mereka yang menjawab sendiri." kata Jitraim.

"Jadi bukan saatnya lagi memperdebatkan sah atau tidaknya, tetapi ini sudah Inkrah. Hari ini adalah pelaksanaan exsekusi putusan, putusan Nomor 836/Jkt.Brt. Dengan Luas tanah ada 24.000 m2 sekian. Dan sertifikat ada 3 bidang," tambahnya menandaskan.

Kontributor: Eka Jaya Saputra

Baca Juga :
Buntut Kasus KDRT, Rizky Billar Ogah Penuhi Pemeriksaan Polda Metro Jaya!

Editor: Anggi

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA