• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • Masuk

Buntut Kasus Judi Online, Polda Metro Copot Kanit Reskrim Penjaringan AKP Mohamad Fajar

AKP Mohamad Fajar. Foto: Internet
AKP Mohamad Fajar. Foto: Internet

JAKARTA, kilat.com- AKP Mohamad Fajar dicopot sebagai Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan buntut dugaan penyalahgunaan wewenang dalam penindakan kasus judi online.

Ia dimutasi ke Pelayanan Markas atau Yanma Polda Metro Jaya dalam rangka pemeriksaan.

Hal ini tertuang dalam surat telegram nomor ST/436/IX/KEP./2022 yang ditandatangani Karo SDM Polda Metro Kombes Langgeng Purnomo tanggal 20 September 2022.

Dalam mutasi itu, AKP Harry Gasgari ditunjuk mengisi jabatan yang ditinggalkan oleh Fajar. Ia sebelumnya menjabat sebagai Kanitidik Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat.

Beberapa anak buah Fajar juga turut dimutasi dalam rangka pemeriksaan, yakni AKP Rachmat Basuki Kasubnit 1 Unit Reskrim Polsek Metro Penjaringan dan AKP Tihar Marpaung Kasubnit 2 Unit Reskrim Polsek Penjaringan dimutasi Pama Yanma Polda Metro Jaya.

Baca Juga :
Kuasa Hukum Ferdy Sambo Akui Kasus Duren Tiga, Bikin Nama Polri Jadi Jelek

Dalam telegram itu disampaikan keduanya dimutasi menjadi Pama Yanma Polda Metro Jaya dalam rangka pemeriksaan.

Sebagai informasi, AKP Mohamad Fajar dan tujuh anggotanya ditangkap oleh Biro Paminal Divisi Propam Polri terkait dugaan penyalahgunaan wewenang penindakan kasus judi online.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan sempat menyatakan bahwa dari hasil pemeriksaan, Fajar dan jajarannya dinyatakan tidak terbukti melakukan penyalahgunaan wewenang.

Ia juga sempat menyebut bahwa penindakan itu bukan terkait judi online, tetapi terkait penjualan kartu chip yang dijual di atas harga pasaran.

Namun, pernyataan itu kemudian diralat. Zulpan lantas menerangkan bahwa Fajar diduga memerintahkan anggotanya meminta sejumlah uang kepada pelaku judi online untuk proses penyelesaian kasus.

Baca Juga :
Kominfo Blokir Situs Judi Online yang Ada di Kartu Mainan Anak

Kata Zulpan, tindakan itu dilakukan oleh Fajar untuk meraup keuntungan. Kendati demikian, belum diketahui berapa keuntungan yang didapatkan oleh Fajar. (cen)

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA