• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • Masuk

Netizen Ngeluh Boros Bensin, Benarkah Kualitas Pertalite Buruk Sehingga Mudah Menguap?

Petugas beraktivitas dengan latar depan nozzle dan selang Pertalite RON 90 di SPBU Abdul Muis, Jakarta. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/ss/aww.
Petugas beraktivitas dengan latar depan nozzle dan selang Pertalite RON 90 di SPBU Abdul Muis, Jakarta. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/ss/aww.

JAKARTA, kilat.com- Lini masa media sosial diramaikan dengan narasi yang menyebut bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite mudah menguap sehingga pemakaiannya lebih boros.

"Saya rasa bensin pertalite sekarang gampang menguap, lebih boros," tulis netizen di Facebook.

"Saya merasa juga lebih boros, Rp20 ribu cuma buat dua hari. Padahal antar jemput anak saja, sekolah dekat," keluh yang lain.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga Irto Ginting buka suara. Ia mengatakan, BBM Pertalite tidak mengalami perubahan spesifikasi meksi mengalami kenaikan harga Rp10 ribu.

Irto menjelaskan batasan dalam spesifikasi Dirjen Migas yang menunjukkan tingkat penguapan pada suhu kamar di antaranya adalah parameter Reid Vapour Pressure (RVP).

Baca Juga :
Harga BBM Bakal Turun? Begini Kata Pertamina dan Shell

"Saat ini hasil uji RVP dari pertalite yang disalurkan dari Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Pertamina masih dalam batasan yang diijinkan, yaitu dalam rentang 45-69 kPa (Kilopascal)," katanya, Kamis (22/9/2022).

Penguapan bahan bakar Pertalite dinilai bisa terjadi lebih cepat jika temperatur penyimpanan meningkat drastis. Spesifikasi Pertalite batasan maksimum untuk penguapan adalah 10 persen, dibatasi maksimal 74 derajat celsius.

"Secara umum produk pertalite ada di suhu 50 derajat celcius. Artinya, pada saat temperatur 50 derajat celsius, BBM subsidi itu sudah bisa menguap hingga 10 persen. Semakin tinggi temperatur, maka akan semakin tinggi tingkat penguapannya," jelasnya.

Selain itu, dia mengimbau setiap pengendara harus mengisi BBM Pertalite melalui lembaga penyalur resmi seperti SPBU dan Pertashop, sebab Pertamina berkomitmen untuk menyalurkan produk-produk BBM berkualitas sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan.

Hal itu ditunjukan melalui kontrol kualitas, produk yang tidak sesuai spesifikasi tidak akan disalurkan ke lembaga penyalur.

Baca Juga :
Pertamina Pastikan Pertalite Masih Sesuai Spek, Jelaskan Rincian Produksinya

"Pertamina mengimbau agar konsumen melakukan pembelian BBM di lembaga penyalur resmi, seperti SPBU dan Pertashop, agar produk BBM yang didapatkan terjamin kualitas dan keamanannya," ucapnya. 

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA