• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • Masuk

Nakes Demo Tuntut Janji Status ASN: Covid-19 Hilang, Kami Dilupakan!

Tenaga kesehatan (Nakes) saat melakukan vaksinasi Covid-19. Foto: IG dinkesdki
Tenaga kesehatan (Nakes) saat melakukan vaksinasi Covid-19. Foto: IG dinkesdki

JAKARTA, kilat.com- Massa Forum Komunikasi Honorer Nakes dan Non-Nakes (FKHN) mendatangi kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat pada Kamis (22//9/2022) untuk menggelar unjuk rasa. Mereka menuntut pemerintah mengangkat honorer naked dan non-nakes menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Covid-19 Datang Kami Lawan, Covid-19 Hilang Kami Dilupakan," tulis salah satu poster yang dibawa massa.

"Capaian vaksin menuju 100 persen. Nasib kami menuju 0 persen," lanjutnya.

Demonstran juga menyinggung soal kesejahteraan nakes. Mereka mengungkapkan bagaimana para tenaga honorer nakes menanggung risiko selama menangani Covid-19 Massa bahkan menyebut dirinya sebagai honorer abadi karena hingga kini belum mendapat kepastian.

"Di saat pandemi kami garda terdepan, di saat pendataan pengangkatan kami dikesampingkan," bunyi poster lainnya.

Baca Juga :
Gagal Menyalip, ASN Asal Surabaya Tewas Dihantam Truk di Mojokerto

"Belasan tahun mengabdi, masa jadi honorer abadi?" tulis salah satu poster.

Saat ini perwakilan massa diketahui tengah menuju Istana Kepresidenan untuk bertemu perwakilan Istana. Mereka bakal melakukan audiensi untuk menyampaikan tuntutan para honorer nakes dan non-nakes.

Koordinator aksi Idang Munawar mengatakan sebanyak empat perwakilan termasuk Ketua Umum FKHN Sepri Latifan sudah berada di Istana. Mereka diterima oleh pihak Kantor Staf Kepresidenan (KSP) untuk melakukan audiensi.

"Saat ini 4 orang sudah masuk, terdiri dari perwakilan berbagai daerah," kata Idang.

Selain itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sebelumnya telah menjanjikan pemerintah akan mengangkat tenaga kerja honorer di bidang kesehatan sebagai ASN atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Baca Juga :
Buset! Rekening Pegawai Honorer DPRD Buol Bertambah Rp14,8 Triliun!

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA