• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • Masuk

Polisi Beberkan Hasil Visum Anak 12 Tahun Terinfeksi HIV/AIDS Akibat Pelecehan

Ilustrasi pelecehan
Ilustrasi pelecehan

MEDAN, kilat.com- Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan, Polda Sumatera Utara (Sumut) mengungkap hasil visum anak berusia 12 tahun yang diduga menjadi korban pelecehan seksual hingga terinfeksi HIV/AIDS.

"Hasil pemeriksaan dan visum yang kami dapat adanya indikasi perbuatan cabul,” kata Kasatreskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathirs seperti dikutip dari Antara, Kamis (22/9/2022).

Berdasarkan hasil visum tersebut, pihak kepolisian meningkatkan status kasus dugaan pencabulan itu dari tahap penyelidikan ke penyidikan.

Namun, sejauh ini pihak penyidik belum menetapkan tersangka dalam kasus pelecehan seksual tersebut. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi.

"Belum ada penetapan (tersangka, Red)," ujarnya.

Baca Juga :
Gas Milik PT SMGP di Madina Sumut Makan Korban Lagi, Puluhan Warga Keracunan

Sebelumnya, peristiwa pencabulan itu terjadi sejak 2017. Korban diduga dicabuli oleh kekasih ibunya berinisial B yang tinggal bersama mereka setelah bercerai dengan ayahnya.

Setelah ibu korban meninggal dunia, korban kemudian tinggal bersama ayah kandungnya beserta nenek dan adik laki-laki neneknya. Di rumah itu, korban dicabuli oleh adik laki-laki neneknya berinisial C.

Pencabulan yang dilakukan C diketahui oleh neneknya. Kemudian C diusir dari rumah tersebut.

Nenek korban lalu membawanya tinggal bersama keluarga lainnya berinisial A. Saat tinggal di sana, korban kerap dibawa oleh A yang diduga merupakan seorang mucikari dan dipaksa melayani sejumlah lelaki.

Tak berapa lama, korban mulai mengalami sakit-sakitan. Korban pun melakukan sejumlah pengobatan, namun sakit yang dialaminya tak juga sembuh.

Baca Juga :
Diasuh Sejak 2021, Ini Motif Balita 4 Tahun di Tanah Karo Sumut Dianiaya Bibi dan Pamannya

Nenek korban lalu menghubungi Team Fortune Community untuk membantu pengobatan korban. Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban dinyatakan terinfeksi HIV/AIDS. (gie/ant)

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA