• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • Masuk

Terkuak! Begini Tugas Fahmi Alamsyah sebagai Penulis Skenario Drama Ferdy Sambo

Penasihat Kapolri, Fahmi Alamsyah / Foto: Facebook
Penasihat Kapolri, Fahmi Alamsyah / Foto: Facebook

JAKARTA, kilat.com- Nama Fahmi Alamsyah belakangan mendapat sorotan karena diduga memiliki peran dalam insiden tewasnya Brigadir Yosua Hutabarat. Fahmi Alamsyah merupakan penasihat ahli Kapolri.

Menurut penasihat ahli Kapolri bidang Hukum, Chairul Huda, eks anggotanya itu membantu Irjen Ferdy Sambo dalam menyusun draft keterangan pers soal kematian Brigadir Yosua adalah sikap pribadi.

Dalam hal ini, Chairul menegaskan bantuan Fahmi Alamsyah unuk Ferdy Sambo tak ada hubungannya dengan tugas dan jajaran penasiha Kapolri lain.

"Keterkaitan Fahmi Alamsyah berkenaan dengan kematian Brigadir J nggak ada hubungannya dengan penasihat ahli Kapolri. Nggak ada hubungannya sama sekali. Kalaupun dihubung-hubungkan, itu urusan pribadi dia," kata Chairul Huda, Rabu (10/8/2022).

Pernyataan Chairul tersebut menyusul riuh soal pengunduran diri Fahmi Alamsyah sebagai penasihat ahli bidang komunikasi Kapolri sesaat sebelum Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan Ferdy Sambo sebagai tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

Baca Juga :
LPSK Tegaskan Siap Dampingi Bharada E dalam Persidangan Langsung!

Selain itu, Fahmi Alamsyah disebut berupaya ikut menggiring dia dan rekan-rekannya mempercayai skenario pembunuhan Yosua terjadi akibat baku tembak dengan Bharada Eliezer alias Bharada E di rumah dinas Ferdy Sambo.

"Nggak ada cerita, satupun omongan dia soal yang dia tahu (kematian Brigadir Yoshua pertama kali dari Ferdy Sambo). Bahkan boleh jadi mungkin dia menyampaikan masukan-masukan (di forum diskusi penasihat ahli) yang menggiring kami untuk percaya skenario itu. Kan kurang ajar namanya itu," kata Chairul Huda.

"Dia bilang (mundur sebagai penasihat Kapolri) supaya tidak membebani, justru sangat membebani karena dia tahu tentang peristiwa itu, katakanlah versi Pak Ferdy Sambo, tapi kami malah tahunya dari media, dari Humas. Dia mengubur informasi," lanjutnya.

Kecurigaan soal campur tangan Fahmi Alamsyah dalam kasus ini terendus saat Fahmi mengirimkan sejumlah tautan berita dengan narasi seperti yang dibuat Ferdy Sambo. Chairul curiga bahwa Fahmi Alamsyah telah mengarahkan media-media itu untuk memuat tulisan tersebut.

"Dia menyampaikan link-link berita yang menggambarkan peristiwa itu seperti apa yang disampaikan di dalam press release. Boleh jadi link itu dia yang men-drive," ungkapnya.

Baca Juga :
Ferdy Sambo Minta Maaf, Akui Bunuh Brigadir J Karena Cinta Putri Candrawathi

"Dia kan penasihat ahli bidang komunikasi publik, berarti dia mempunyai hubungan yang baik dengan media, mempunyai pemahaman penguasaan yang baik di medsos. Ya bukan tidak mungkin info di medsos yang sedikit banyak seperti membenarkan skenario itu, cerita bohong itu, beliau yang men-drive," pungkas Chairul. (van)

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA