• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • Masuk

Ini Profil Fahmi Alamsyah, Mantan Stafsus Kapolri yang Diduga Rancang Skenario Palsu Penembakan Brigadir J

Polri konferensi pers terkait penembakan Brigadir J (Foto: MPI)
Polri konferensi pers terkait penembakan Brigadir J (Foto: MPI)

JAKARTA, kilat.com- Nama Penasihat Ahli Kapolri bidang Komunikasi Publik, Fahmi Alamsyah, menuai perhatian publik karena diduga turut membuat skenario polisi tembak polisi di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo.

Mengenai hal ini, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit memastikan, Tim Khusus (Timsus) Polri bakal memeriksa Fahmi terkait dugaan itu. Kedepan, jika terbukti maka bakal diproses hukum.

“Kami sedang melakukan pendalaman kalau ditemukan nanti kita proses,” jelas Kapolri di Mabes Polri pada Selasa (9/8/2022).

Dalam kasus pembunuhan Brigadir J, Kapolri memastikan tak ada peristiwa polisi tembak polisi. Tapi yang terjadi sebenarnya adalah penembakan kepada Brigadir J.

Ferdy Sambo memakai senjata Brigadir J dan menembakkan ke tembok untuk merekayasa peristiwa.

Baca Juga :
Duh! Stadion Kanjuruhan Tak Diverifikasi Jelang Bergulirnya Liga 1, Terakhir 2020

Ferdy Sambo menyuruh Bharada E membunuh Brigadir J. Sementara Bripka RR dan KM membantu dan menyaksikan penembakan.

“FS menyuruh melakukan dan menskenario seolah-olah terjadi tembak menembak di rumah dinas di Duren Tiga, Jakarta Selatan,” jelas Kabareskrim Komjen Pol Agus Andrianto.

Keempatnya dikenakan Pasal 340 subsider 338 Jo 55 dan 56 KUHP. “Ancaman maksimal hukuman mati atau seumur hidup,” jelasnya. (ara)

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA