• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • Masuk

Profil Lengkap Brigjen Pol. Hendra Kurniawan: Moncer di Propam, Kena Jegal gegara Kematian Ajudan Ferdy Sambo

Brigjen Hendra Kurniawan Disorot Diduga Intimidasi Keluarga Brigadir J /ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Brigjen Hendra Kurniawan Disorot Diduga Intimidasi Keluarga Brigadir J /ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

JAKARTA, kilat.com- Tiga jenderal dicopot oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo imbas kasus Brigadir Yoshua Hutabarat. Mutasi ini tak lepas dari kejanggalan kasus kematian Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.

Mutasi jabatan itu tertuang dalam TR 1628/VIII/KEP/2022/ tanggal 4 Agustus 2022. Tiga jenderal yang dicopot terdiri Irjen Ferdy Sambo (dicopot dari jabatan Kadiv Propam), Brigjen Pol Benny Ali (dicopot dari jabatan Karopropos Divpropam), dan Brigjen Hendra Kurniawan (Karopaminal Divpropam).

Mereka dimutasi ke Yanma Polri. Alasa mutasi perwira Polri itu diharapkan dapat membuat penanganan kasus Brigadir Yoshua berjalan baik. Para jenderal yang dimutasi itu pun dalam status pemeriksaan timsus.

Salah satu jenderal yang dicopot itu Brigjen Hendra Kurniawan. Pria tersebut asal Bandung, Jawa Barat

Ditelusuri dari berbagai sumber, Brigjen Pol. Hendra Kurniawan lahir di Bandung pada tanggal 16 Maret 1974. Karier kepolisiannya dimulai ketika dia lulus dari Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1995.

Baca Juga :
Soal Kasus Kematian Brigadir J, Polri: Tiga Perwira Tinggi Polri Ditahan di Mako Brimob

Riwayat Jabatan Brigjen Hendra Kurniawan:

-Kaden A Ro Paminal Divisi Propam Polri

-Analis Kebijakan Madya Bidang Paminal Divisi Porpam Polri

-Kabagbinpam Ro Paminal Divisi Propam Polri.

-Hendra mulai menjabat Karo Paminal Divisi Propam Polri pada 16 November 2020. Hendra menggantikan Brigjen Nanang Avianto yang dipromosikan sebagai Kepala Korps Samapta Bhayangkara Baharkam Polri.

Pada tahun 2021, Brigjen Hendra Kurniawan ditunjuk oleh Irjen Ferdy Sambo sebagai pemimpin tim khusus pencari fakta kasus baku tembak di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 50. Kala itu, insiden tersebut menewaskan 6 anggota Laskar Front Pembela Islam (FPI). (yus)

Baca Juga :
Ferdy Sambo Terancam Pidana Mati, Ini Sangkaan Pasal Lengkapnya

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA