• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • Masuk

Pati-pati yang Urus Kasus Brigadir J Kena Mutasi, Benarkah Yanma Jadi 'Tempat Buangan'?

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (4-8-2022). ANTARA/Laily Rahmawaty
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (4-8-2022). ANTARA/Laily Rahmawaty

JAKARTA, kilat.com- Manuver Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang resmi memutasi tiga perwira tinggi (pati) polisi yang berada dalam pusaran kasus Brigadir J mendapat tepuk tangan seluruh masyarakat hukum. Ketiganya adalah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo, Karo Paminal Brigjen Hendra Kurniawan, dan Karo Provos Brigjen Benny Ali.

Jabatan Baru Ferdy Sambo sebagai Pati Yanma, Apa Itu? Keputusan mutasi ketiga perwira polisi itu tertuang dalam ST Nomor: 1628/VIII/KEP/2022 yang diteken Kapolri pada Kamis (4/8/2022) kemarin. Mereka kini mendapatkan jabatan baru sebagai Pati Yanma Polri.

Pati Yanma Polri merupakan akronim dari Panglima Tinggi Pelayanan Markas Kepolisian Negara Republik Indonesia. Yanma masih masuk dalam struktur organisasi kepolisian di tingkat Mabes (Markas besar).

Secara umum mereka yang berada di Yanma Polri bertugas di bidang pelayanan seperti urusan perumahan, angkutan, pengawalan, penjagaan markas, hingga protokoler untuk pimpinan di Mabes Polri.

Maka jabatan Pati Yanma Polri bertugas mengatur seluruh urusan pelayanan tersebut. Kapolri menyebut, mutasi mereka ke Yanma Polri adalah untuk memudahkan proses pengungkapan kasus Brigadir J. (yus)

Baca Juga :
Soal Kasus Kematian Brigadir J, Polri: Tiga Perwira Tinggi Polri Ditahan di Mako Brimob


Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA