• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • Masuk

Harga BBM di Taliabu Malut Naik, Pemkab Bilang Begini

Salah satu pedagang eceran BBM jenis pertalite di Taliabu, Malut. (Foto: La Ode/Kilat.com)
Salah satu pedagang eceran BBM jenis pertalite di Taliabu, Malut. (Foto: La Ode/Kilat.com)

MALUT, kilat.com- Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite di Ibukota Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara (Malut) mengalami kenaikan. Namun, kenaikan harga itu hanya terjadi pada sejumlah pedagang eceran.

Harga di pedagang eceran sebelumnya Rp10 ribu, kini melonjak mulai hingga Rp15 ribu per liter.

Tingginya harga minyak subsidi ini akibat dari terjadinya kelangkaan, termasuk kekosongan stok BBM di SPBU Taliabu 1 bulan belakangan ini.

Menanggapi hal ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Taliabu menyebutkan kenaikan harga BBM hanya terjadi pada pengecer ilegal.

"Mungkin itu terjadi pada para penjual ilegal di pingir-pinggir jalan, dengan tujuan mau dapat untung yang banyak," ungkap Kadis Perindagkop dan UKM Taliabu, Aliati Maudu, Senin (23/5/2022).

Baca Juga :
Setubuhi Gadis 16 Tahun hingga Hamil, Pria di Taliabu Diringkus Polisi

Aliati mengaku belum meninjau harga pasaran BBM jenis pertalite disejumlah pengecer. Selain itu, Pemkab Taliabu bakal menggandeng penegak hukum untuk melakukan inspeksi di lapangan.

"Kita akan rencanakan untuk tindak pengecer BBM ilegal, bersama dengan pihak Kejaksaan dan Kepolisian," bebernya.

Berdasarkan informasi di lapangan, kenaikan harga BBM mempengaruhi iklim ekonomi, baik dari pedagang ikan, tarif ojek dan lain-lain.

Kontributor: La Ode

Editor: Anggi

Baca Juga :
Coba Bertahan Tapi Gak Kuat, Harga Minyak Tergelincir Lebih dai Satu Dolar

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA