• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • Masuk

Khofifah: Radikalisme Menyusup ke Rumah Balita Jawa Timur

  • Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • Arabic
  • Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • Arabic
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (kanan) mengunjungi kediaman AM Hendropriyono, Jumat (20/5/2022). (dok. Kilat.com)
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (kanan) mengunjungi kediaman AM Hendropriyono, Jumat (20/5/2022). (dok. Kilat.com)

JAKARTA, kilat.com- Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan paham radikalisme telah menyusup ke rumah-rumah kegiatan keagamaan para balita di Jawa Timur. 

Khofifah melaporkan situasi ini saat bersilaturahmi ke kediaman Guru Besar Sekolah Tinggi Intelijen Negara, Sekolah Tinggi Hukum Militer dan Universitas Pertahanan, Jenderal TNI (Purn) Prof. AM Hendropriyono di Jakarta, Jumat (20/5/2022). 

"Ya, Ibu Khofifah menceritakan kepada saya bahwa sekarang ini ada kegiatan dari kaum radikal, yaitu menebarkan ide radikalisme dengan cara menyusup ke rumah-rumah keagamaan dari anak-anak balita, anak-anak di bawah usia 5 tahun," kata AM Hendropriyono kepada Kilat.com, Jumat (20/5/2022). 

AM Hendropriyono juga mengatakan cara memberangus paham radikalisme kepada Khofifah. Salah satunya, dengan melibatkan peran orang tua sebagai langkah preventif awal dalam membendung radikalisme ke kalangan balita. 

"Saya mengusulkan kepada beliau, untuk mengatasi ini semua memang diperlukan partisipasi. Bahkan kegiatan aktif dari orang tua murid. Terutama ibu-ibu," ujar AM Hendropriyono. 

Baca Juga :
Begini Kronologi Sopir di Lamongan yang Mendadak Tewas dalam Truk

Menurut AM Hendropriyono, Khofifah bakal mudah melakukan pendekatan ke kalangan orang tua murid. Khofifah memiliki jaringan mumpuni karena statusnya sebagai Ketua Umum Muslimat Nahdlatul Ulama (NU). 

"Dia (Khofifah) punya akar rumput yang kuat di kalangan ibu-ibu. Mereka yang bisa mengecek tentang pelajaran apa yang didapat dari tempat agama, disitu orang tua bisa meng-counter," tutur AM Hendropriyono. 

Pada kesempatan yang sama, Khofifah bersyukur bisa berdiskusi banyak hal bersama AM Hendropriyono. Khofifah pun memuji Guru Besar STIN, STHM dan UNHAN tersebut karena memiliki berbagai pandangan brilian untuk bangsa. 

"Alhamdulillah saya sore hari ini berkesempatan mendapatkan banyak ilmu. Saya merasakan banyak ilmu yang ketika digali makin mengalir, ketika digali makin dalam dan banyak makna," ujar Khofifah. 

"Saya lebih dari satu jam mengkaji ilmu dari seorang bapak AM hendropriyono dengan berbagai kedalaman keilmuan yang sangat luas, sangat mendalam," lanjut Khofifah. 

Baca Juga :
BNPT Sebut Radikalisme Paham yang Menjiwai Semua Aksi Terorisme, Waspada!

Khofifah juga mendoakan AM Hendropriyono agar selalu bugar agar terus menularkan berbagai ilmu untuk kemajuan bangsa. Indonesia masih membutuhkan sosok pemikir seperti AM Hendropriyono. 

"Beliau sangat sehat, sangat prima. Tentu kita semua turut memberikan doa untuk kesehatan beliau, untuk kemaslahatan beliau dan memberikan manfaat lebih luas lagi bagi bangsa Indonesia," pungkas Khofifah. (mir)

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA