• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • Masuk

Muncul Partai Demokrat Indonesia, Tiba-tiba Usung Moeldoko Capres 2024

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menerima audensi perwakilan petani sawit swadaya di Gedung Bina Graha Jakarta, Jumat (22/4/2022). (ANTARA/HO-Kantor Staf Presiden)
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menerima audensi perwakilan petani sawit swadaya di Gedung Bina Graha Jakarta, Jumat (22/4/2022). (ANTARA/HO-Kantor Staf Presiden)

JAKARTA, kilat.com- Tidak terduga Partai Demokrat Indonesia (PADI) muncul disela-sela akan dilakukannya verifikasi partai oleh KPU RI, Rabu (18/5/2022).

Diam-diam ternyata Partai Demokrat Indonesia (PADI) telah mempersiapkan diri sejak lama. Mereka seperti secara rahasia muncul untuk memberi kejutan.

Pasalnya syarat 100 persen kepengurusan Provinsi, 75 persen kepengurusan Kabupaten dan Kota, serta 50 persen Kecamatan sudah dilengkapi semuanya.

Partai yang berazaskan Pancasila ini tergabung dari tokoh-tokoh nasional, jaringan organisasi-organisasi pendukung Jokowi, serta para pengusaha dan tokoh-tokoh daerah.

Trisya Suherman seorang pengusaha muda yang sukses pendiri jaringan Pengusaha Bela Bangsa (PBB) dan Ketua Yayasan CEO Indonesia, serta Ketua umum Moeldoko Center diamanahkan menjadi Presiden Partai Demokrat Indonesia (PADI).

Baca Juga :
Ini Deretan 12 Outlet Holywings yang Izin Usahanya Dicabut

Ada Japra Bule Ketua Relawan Gerakan Cinta Indonesia (GCI) Pendukung Setia dan Super militan Presiden Jokowi 2 (Dua) periode ikut bergabung.

Ia mengatakan bergabung dengan Partai Demokrat Indonesia (PADI) karena Padi dibutuhkan oleh Rakyat Indonesia serta PADI siap mendukung dan mengantarkan Jenderal TNI Purn. Dr. H. Moeldoko, SIP. menjadi Capres pada Pilpres tahun 2024 mendatang.

Persamaan visi dan misi dan mendukung Pak Moeldoko maka Partai Demokrat Indonesia (PADI) lahir.

Partai ini sudah dipersiapkan sejak lama bukan karena sakit hati atau pun apa. Kejutan-kejutan juga nanti akan terlihat siapa-siapa menjadi penggurus Partai Demokrat Indonesia (PADI) ini.

Sekretaris Jaringan Wartawan Indonesia (JWI) Ramadhan Djamil juga ikut bergabung menjadi Wasekjen PADI karena melihat sosok Pak Moeldoko yang sangat tepat mengantikan Presiden Jokowi kedepan.

Baca Juga :
Jaksa Agung: Kerugian Negara Akibat Korupsi Garuda Indonesia Capai Rp8,8 Triliun

"Pak Moeldoko adalah Tegas, Integritas, penuh prestasi, cerdas dan Mantan Panglima ABRI yang tidak ada tawar-menawar buat pengacau di negeri ini. Intoleran,Teroris akan disikat habis," tegas Djamil.

Arief Martha Rahadyan B.Sc .M.Sc. direktur B.R.L.I (Bali Russia Language Institute) kakak kandung dari ustad Reza Muhamad juga siap membesarkan Partai Demokrat Indonesia (PADI) serta menegaskan hahwasannya seluruh jaringan akan disiapkan untuk memenangkan PADI khususnya di Bali.

"Untuk SumSel kita sudah melakukan sosialisasi dan konsolidasi partai dan kita sudah terbentuk di semua kabupaten/kota dan kecamatan menjual Partai Demokrat Indonesia ini tidak susah, Karena masyarakat butuh PADI," pungkas Ir. Syaiful Anwar SH, MH., Ketua DPD PADI Sumatera Selatan. (dav)

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA