• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • Masuk

Warga Brazil Ramai Serang Monyet Gegera Takut Virus Monkeypox, WHO Beri Teguran

Ilustrasi cacar monyet (Foto: iStockphoto/Diy13)
Ilustrasi cacar monyet (Foto: iStockphoto/Diy13)

JAKARTA, kilat.com- Saat ini dunia sedang digemparkan dengan wabah cacar monyet yang melanda banyak negara. Imbas dari wabah cacar monyet tersebut menimbulkan aksi penyerangan terhadap monyet-monyet di Brazil.

Bahkan Organisasi Kesehatan Dunia WHO sampai menyerukan agar serangan terhadap monyet dihentikan.

Dalam sepekan terakhir di kota Sao Jose do Rio Preto, di negara bagian São Paulo. Insiden serupa dilaporkan terjadi di kota-kota lain. Ada 10 monyet dari jenis marmoset dan capuchin ditemukan mengalami tanda-tanda keracunan dan agresi. Situs berita Brazil G1 menyebut ada kekhawatiran monyet-monyet ini telah diracun.

"Apa yang orang perlu pahami dengan jelas adalah bahwa penularan yang kita hadapi adalah dari orang ke orang," kata juru bicara WHO, Margaret Harris, dikutip dari Washington Post.

"Ini adalah penularan kontak erat. Jadi kekhawatiran seharusnya adalah tentang di mana penularan pada populasi manusia dan apa yang manusia bisa lakukan untuk melindungi dirinya dari penularan," jelasnya.

Baca Juga :
Waspada! Kasus Cacar Monyet Pertama di China Ditemukan di Chongqing

Harris menambahkan bahwa virus cacar monyet justru lebih banyak ditemukan pada keluarga tikus dibanding monyet. Itulah sebabnya, banyak kalangan mendorong agar nama cacar monyet lebih baik diganti.

WHO pun sudah mengklasifikasikan wabah penyakit yang dulu langka itu sebagai keadaan darurat internasional pada bulan Juli. Sejak Mei, hampir 90 negara telah melaporkan lebih dari 29.000 kasus cacar monyet.

Wabah penyakit ini dapat menyebar dari hewan ke manusia dan dari manusia ke manusia. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sebagian besar gejala cacar monyet akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu. (Ulf)


Baca Juga :
9 Pasien Suspek Cacar Monyet Dikarantina, Kemenkes Tunggu Hasil Pemeriksaan

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA

Rekomendasi Untuk Anda