• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • Masuk

Tekan Bel Perdagangan Bursa AS, Luhut: Pengalaman Tak Terlupakan!

  • Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • Arabic
  • Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • Arabic
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan pada acara Evaluasi Aksi Afirmasi Peningkatan Pembelian dan Pemanfaatan Produk Dalam Negeri Dalam Rangka Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, di Jakarta Convention Center (JCC), pada Selasa, (24/5/2022). ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden-Lukas/pri.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan pada acara Evaluasi Aksi Afirmasi Peningkatan Pembelian dan Pemanfaatan Produk Dalam Negeri Dalam Rangka Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, di Jakarta Convention Center (JCC), pada Selasa, (24/5/2022). ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden-Lukas/pri.

JAKARTA, kilat.com- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan membuka pintu perdagangan saham di New York Stock Exchange (NYSE), Amerika Serikat (AS), Rabu (21/9/2022).

Seperti dikutip dari Instagram @luhut.pandjaitan, Kamis (22/9), Luhut membuka perdagangan saham pukul 09.30 waktu New York. Ia ditemani Duta Besar Indonesia untuk AS Rosan Roeslani dan sejumlah delegasi lain.

"Kemarin (21 September 2022), adalah pengalaman yang tak terlupakan bagi saya di sela-sela kunjungan kerja ke Amerika Serikat selama beberapa hari. Untuk pertama kalinya saya berkesempatan menekan bel NYSE tepat pada pukul 09.30 waktu New York," tulis Luhut dalam Instagram tersebut.

Luhut menambahkan, biasanya yang menekan bel perdagangan saham di New York biasanya adalah sosok eksekutif perusahaan atau selebriti terkenal. Namun, Luhut untuk pertama kalinya diberikan kesempatan melakukan hal tersebut.

"Kali ini kesempatan itu diberikan kepada seorang mantan prajurit lulusan Lembah Tidar yang mendapatkan kehormatan luar biasa," imbuh Luhut.

Baca Juga :
Pecah! Luhut Pandjaitan Akhirnya Blak-blakan Puji Rocky Gerung

Penekanan bel tersebut, sambung Luhut, merupakan tanda dimulainya transaksi saham yang rata-rata tembus US$20 miliar setiap hari.

NYSE sendiri sudah melakukan seremoni pembukaan perdagangan saham sejak 1995 silam. Penekanan beli tanda dimulainya perdagangan saham biasanya disaksikan oleh 170 juta pasang mata di seluruh dunia.

"Selebrasi ini dilakukan untuk mengajak banyak perusahaan agar berlomba-lomba mencatatkan saham mereka di NYSE atau sekedar untuk merayakan hari jadi perusahaan dan mempromosikan produk baru mereka," papar Luhut.

Seremoni itu kerap disebut dengan The Opening Bell. Nilai jual acara itu disebut-sebut tembus US$2,5 juta per tahun.

"Secara historis, momen ini adalah ikon pembukaan dan penutupan perdagangan yang luar biasa sekaligus juga menjadi pengalaman yang amat berkesan bagi saya pribadi," tutup Luhut. (dav)

Baca Juga :
Miris! Perputaran Uang Rendah, 5 BUMN China ‘Keluar’ dari Bursa AS

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA