• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • Masuk

Erick Thohir Bisik-bisik Adanya Peluang Harga BBM Turun Lagi, Ini Katanya

Menteri BUMN Erick Thohir (dua dari kiri) dan Menkop UKM Teten Masduki (kanan) mendengarkan penjelasan dari Ketua KUD Mino Saroyo Cilacap Untung Jayanto (kiri) usai menyaksikan transaksi pembelian BBM oleh nelayan di SPBUN KUD Mino Saroyo, Cilacap, Sabtu (17/9/2022), dalam rangkaian Peresmian Inisiasi Program Solusi Nelayan. ANTARA/Sumarwoto
Menteri BUMN Erick Thohir (dua dari kiri) dan Menkop UKM Teten Masduki (kanan) mendengarkan penjelasan dari Ketua KUD Mino Saroyo Cilacap Untung Jayanto (kiri) usai menyaksikan transaksi pembelian BBM oleh nelayan di SPBUN KUD Mino Saroyo, Cilacap, Sabtu (17/9/2022), dalam rangkaian Peresmian Inisiasi Program Solusi Nelayan. ANTARA/Sumarwoto

JAKARTA, kilat.com- Beberapa badan usaha penyalur Bahan Bakar Minyak (BBM) swasta dikabarkan telah menurunkan harga jual BBM non subsidi pada awal bulan ini.

Terbaru BP-AKR sudah menurunkan kembali harga jual bensin jenis BP 90 (RON 90) dan BP 92 (RON 92) pada, (14/9/2022) lalu.

BP 90 kini telah dibanderol sebesar Rp 14.890 per liter, turun dari sebelumnya Rp 15.320 per liter. Sementara harga BP 92 dibanderol Rp 14.990 per liter, turun dari sebelumnya Rp 15.420 per liter.

Lalu, bagaimana dengan harga BBM jenis bensin RON 92 atau Pertamax yang dijual Pertamina?

Seperti yang kita ketahui, pada 3 September 2022 lalu, selain menaikkan harga BBM subsidi jenis Pertalite (RON 90) dan Solar subsidi, pemerintah juga menaikkan harga jual Pertamax menjadi Rp 14.500 dari sebelumnya Rp 12.500 per liter.

Baca Juga :
Harga BBM Bakal Turun? Begini Kata Pertamina dan Shell

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir pun sempat mengungkapkan adanya peluang harga BBM jenis Pertamax (RON 92) ini kembali mengalami penyesuaian atau bahkan diturunkan.

Pasalnya, harga minyak pun kini berfluktuasi.

"Mungkin saja (turun), kan gini kalau hari ini kan harga minyak mentah di US$ 95'an per barel. Kalau harga minyak menjadi US$ 75 atau US$ 65 per barel alhamdulillah. Ya pasti harga BBM Pertamax turun," ujarnya saat ditemui usai acara 'Sarasehan 100 Ekonom Indonesia' di Menara Bank Mega, Jakarta, Rabu (7/9/2022).

Erick menjelaskan bahwa apa yang dilakukan pemerintah pada saat ini bukanlah menaikkan harga BBM, namun lebih kepada pengurangan anggaran subsidi BBM.

Di samping itu, ia juga tak sependapat jika Indonesia dibandingkan dengan negara lain mengenai harga jual BBM.

Baca Juga :
Pertamina Pastikan Pertalite Masih Sesuai Spek, Jelaskan Rincian Produksinya

Terlebih Indonesia sudah menjadi negara net importir minyak sejak tahun 2003. "Ini yang kadang-kadang masyarakat sering terlupakan," katanya. (dav)

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA