• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • Masuk

Kompor Listrik untuk Rakyat Berdaya 1.200 VA, Emang Cukup?

Ilustrasi - warga sedang memasak menggunakan kompor listrik (ANTARA/HO/Humas PLN Papua)
Ilustrasi - warga sedang memasak menggunakan kompor listrik (ANTARA/HO/Humas PLN Papua)

JAKARTA, kilat.com- Kompor Listrik untuk rakyat ternyata berdaya 1.200 watt. Namun apakah rumah yang hanya menggunakan daya 1.300 VA mampu menopangnya?

Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan mengatakan rumah dengan daya listrik 1.300 VA tidak akan cukup untuk menggunakan kompor listrik. Ini karena kompor tersebut membutuhkan daya sekitar 1.200 watt.

Namun, jika ingin menggunakan kompor listrik maka perangkat elektronik lain harus dimatikan.

Menurut Mamit, untuk bisa menggunakan kompor listrik, paling tidak daya listrik di rumah minimal 2.200 VA. Sementara daya listrik di bawahnya harus dinaikkan termasuk dengan mengganti Miniature Circuit Breaker (MCB) meteran listrik.

"Kalau diganti MCB berarti nanti dinaikin dayanya jadi 2.200 VA," ujarnya.

Baca Juga :
Ini 5 Rekomendasi Kompor Listrik Sesuai dengan Daya Induksinya

Sebelumnya, Plt Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan MBC konsumen daya listrik 450 VA nantinya akan diganti menjadi 3.500 watt agar dapat menggunakan kompor listrik 1.000 watt saat konversi LPG 3 Kg.

"Nanti diganti MCB-nya menjadi 3.500 watt untuk yang 450 (VA)," ujar Dadan kepada CNNIndonesia.com, Selasa (20/9/2022).

Dadan mengatakan penggantian MCB itu juga akan diberlakukan untuk pelanggan 900 VA.

Dalam kesempatan terpisah, Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan pemerintah akan memberikan paket kompor listrik secara gratis kepada 300 ribu rumah tangga yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Isi paket tersebut terdiri dari satu kompor listrik, satu alat masak dan satu Miniature Circuit Breaker (MCB) atau penambah daya khusus untuk kompor listrik.

Baca Juga :
China Luncurkan Drone Pengintai Bersenjata Guna Penanggulangan Terorisme di Perbatasan

Rida menjelaskan harga paket kompor listrik ini sekitar Rp1,8 juta, sehingga jika sasarannya 300 ribu rumah tangga, maka anggaran yang dibutuhkan tahun ini sekitar Rp540 miliar.

Namun, ia juga menyebut besaran ini masih bisa berubah. Pasalnya, ada masukan agar data kompor listrik yang dibagikan dinaikkan.

Rida menuturkan saat ini daya yang bakal dibagikan sebesar 800 watt untuk dua tungku. Namun, ada masukan dari DPR agar dayanya dinaikkan menjadi 1.000 watt.

"Perencanaan awal, sama-sama dua tungku, awalnya 800 watt, sekarang mau dinaikkan lagi salah satunya 1.000 MW. Jadi biar masaknya lebih kencang (cepat)," kata Rida.

Baca Juga :
Kapolri: Sinergitas TNI-Polri Jaga Wibawa Indonesia Lindungi Rakyat dari Segala Ancaman

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA