• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • Masuk

Kereta Cepat Segera Tiba di Indonesia, Ditargetkan Jalani Tes Dinamis November 2022, Beroperasi 2023

Kereta api cepat hasil rancang bangun CRRC Qingdao Sifang Co Ltd yang bakal dioperasikan di jalur Jakarta-Bandung. (ANTARA/HO-CRRC)
Kereta api cepat hasil rancang bangun CRRC Qingdao Sifang Co Ltd yang bakal dioperasikan di jalur Jakarta-Bandung. (ANTARA/HO-CRRC)

JAKARTA, kilat.com- PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menyampaikan rangkaian Electric Multiple Unit (EMU) atau kereta untuk proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) telah dikirim dari China mulai hari ini, Jumat (5/8/2022).

Pengiriman kereta tersebut ditandai dengan seremoni kegiatan "Penyelesaian Manufaktur dan Pengiriman Perdana EMU Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB)" yang disiarkan secara daring.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menargetkan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) dapat menjalani tes dinamis pada November 2022 mendatang atau bertepatan dengan penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia.

“Proyek ini merupakan wujud persahabatan Indonesia-Tiongkok yang selalu dibahas dalam pertemuan kedua negara. Untuk itu mari kita dukung proyek KCJB ini agar dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Menhub menjelaskan, KCJB mengadopsi teknologi tinggi yaitu Grade of Automation (GOA) Level 1, serta memiliki desain yang ramping sehingga dapat mendukung akselerasi atau kecepatan dari kereta tersebut yang bisa mencapai 350 km/jam.

Nantinya, KCJB akan melayani sebanyak 68 perjalanan setiap harinya dan berhenti di lima stasiun.

Baca Juga :
Mengenal 'Komodo', Kereta Cepat Jakarta-Bandung Buatan China

“Waktu tempuh Jakarta-Bandung hanya membutuhkan waktu 36-45 menit. Sebelumnya membutuhkan kurang lebih 2,5 jam untuk sampai tujuan,” ucap Menhub.

Kehadiran KJCB sebagai transportasi massal yang ramah lingkungan, dengan tingkat keselamatan dan keamanan yang baik serta efisiensi waktu, diharapkan dapat semakin meningkatkan minat masyarakat untuk lebih memilih menggunakan transportasi publik ketimbang kendaraan pribadi.

Sebelumnya, Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kemenko Perekonomian Wahyu Utomo menjelaskan, pihaknya bersama Kementerian Kemaritiman dan Investasi terus melakukan monitoring secara ketat pengerjaan proyek kereta cepat.

Sebagian besar konstruksi kereta cepat Jakarta-Bandung tersebut pun, kata Wahyu sudah selesai dikerjakan. Dan tinggal mengerjakan depo atau tempat untuk menyimpan dan tempat untuk melakukan perawatan rutin kereta api serta merupakan tempat untuk melakukan perbaikan ringan.

"Mungkin sekarang yang sedang dikerjakan adalah di deponya. Stasiun-stasiun juga sudah mulai dikerjakan," jelas Wahyu beberapa waktu lalu.

Baca Juga :
Rangkaian Kereta Cepat Jakarta-Bandung Meluncur ke RI Mulai Hari Ini

"Tapi kami yakin, komitmen dari pemerintah Indonesia, bahwa kereta cepat ini harus segera dioperasikan. Mudah-mudahan di tahun 2023 (bisa dioperasikan)," kata Wahyu lagi.(ant/cen)

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA