• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
  • Masuk

Tsunami PHK Zenius Berlanjut Lagi, Bosnya Bilang Begini

Logo Platform Zenius. Dok. Instagram
Logo Platform Zenius. Dok. Instagram

JAKARTA, kilat.com- Startup di bidang pendidikan, Zenius mengatakan akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan lagi.

Rencana PHK merupakan kelanjutan dari langka yang sudah pernah dilakukan pada sekitar 200 orang karyawan pada Mei lalu.

CEO Zenius Rohan Monga beralasan bahwa PHK dilakukan karena kondisi perekonomian dan perilaku konsumen yang berubah.

Akibat perubahan tersebut, timnya mengeksekusi beberapa kebijakan penghematan untuk memastikan keberlanjutan usaha dalam jangka panjang, termasuk rasionalisasi jumlah tenaga kerja.

"Ke depannya, kami akan lebih berfokus untuk memberikan pengalaman hybrid learning melalui jaringan New Primagama untuk melengkapi bisnis online kami, di mana bimbingan belajar di luar sekolah masih memiliki banyak ruang untuk tumbuh," ujarnya dalam keterangan resmi yang dikutip Jumat (5/8/2022).

Baca Juga :
Badai PHK Berlanjut, Giliran Shoope Gila-gilaan Berhentikan Karyawan

Mereka berharap rasionalisasi ini bisa mengurangi pengeluaran di beberapa area.

"Kami mengambil langkah ini untuk menyelaraskan kebutuhan pelanggan kami selama pandemi covid-19, dengan tetap membangun visi kami untuk merangkai Indonesia yang cerdas, cerah, dan asik," imbuhnya.

Zenius memastikan karyawan yang terkena PHK akan mendapatkan pesangon yang besarannya sesuai dengan aturan perundangan.

Ia juga mengatakan karyawan yang terkena PHK juga masih bisa memanfaatkan asuransi kesehatan dari perusahaan hingga 30 September 2022.

Zenius pun berkomitmen untuk membantu karyawan yang di PHK akan dicarikan pekerjaan baru dengan menyebarkan CV kepada perusahaan lain dengan persetujuan yang bersangkutan. (dav)

Baca Juga :
Sempat Tenar saat Pandemi, Clubhouse Kini PHK Karyawan, Bangkrut?

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA