• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • Masuk

Instansi Pemerintah Diminta Gunakan Kendaraan Listrik

Menteri Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub), Budi Karya Sumadi sedang menunggangi BL-SEV-01 (ANTARA/Istimewa)
Menteri Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub), Budi Karya Sumadi sedang menunggangi BL-SEV-01 (ANTARA/Istimewa)

JAMBI, kilat.com - Instansi pemerintah mulai dari pemerintah daerah (pemda) hingga kementerian diminta menggunakan kendaraan listrik sebagai dukungan penggunaan kendaraan ramah lingkungan secara masif.

Permintaan itu diungkapkan oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi.

"Penggunaan kendaraan listrik diupayakan dimulai dari instansi kementerian dan hal tersebut sebagai contoh kepada instansi lainnya dan kepada masyarakat untuk dapat menggunakan kendaraan listrik," kata Menhub Budi Karya Sumadi.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub), kata dia, akan membuat pemetaan penggunaan kendaraan listrik agar dapat terlaksana dengan baik, mengingat penggunaan kendaraan listrik secara masif merupakan inisiatif Presiden Joko Widodo yang bertujuan mengurangi pencemaran lingkungan dan menghemat energi.

Adanya permasalahan lingkungan seperti efek gas rumah kaca, pemanasan global, emisi karbon salah satunya disebabkan oleh penggunaan kendaraan yang tidak ramah lingkungan. 

Baca Juga :
Ini Daftar 5 Negara yang Paling Banyak Berkunjung ke Bali

Selain untuk mengurangi pencemaran lingkungan dan menghemat energi, kata dia, jika di hitung secara matematis penggunaan kendaraan listrik akan menghemat pengeluaran, baik secara individu ataupun pengeluaran daerah dan negara.

"Dengan dimulai dari instansi pemerintahan dan kementerian maka populasi kendaraan listrik ini akan semakin banyak, dan tentunya akan mendorong pembangunan infrastruktur pendukung kendaraan listrik seperti lokasi pengecasan kendaraan listrik di tempat umum," kata Menhub Budi Karya.

Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marvest) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan akan mendorong penggunaan APBD dan APBN untuk kendaraan listrik, serta membangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

"Semua secara bertahap akan dijalankan,pemda dan pemerintah pusat akan menyewa kendaraan listrik," kata Menko Luhut.

Kampanye penggunaan kendaraan listrik secara masif terus dilakukan Kemenhub, salah satunya melalui touring kendaraan listrik dari Jakarta menuju Jambi dan memamerkan kendaraan listrik tersebut pada kegiatan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) di Jambi.

Baca Juga :
Banjir Rob di Semarang Rendam 1.000 Rumah, Aktivitas 3.000 Warga Lumpuh

Terdapat 11 unit kendaraan yang melaksanakan touring ke Provinsi Jambi yang terdiri dari satu unit kendaraan listrik Nissan Leaf, satu unit kendaraan listrik DFSK Gelora EV dan Satu unit kendaraan listrik Hyundai Ionic. Kemudian delapan unit kendaraan listrik operasional Kemenhub. 

Kendaraan listrik tersebut juga akan mendukung kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 ke 17 di Bali.

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA