• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • Masuk

Gerak Cepat! RSPAD Tambah Delapan Kasur di CICU untuk Pasien Covid-19

  • Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • Arabic
  • Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • Arabic
KSAD, Jenderal Andika Perkasa. (Antara)
KSAD, Jenderal Andika Perkasa. (Antara)

JAKARTA, kilat.com- Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto Jakarta berencana menambah delapan kasur (bed) di ruang perawatan Cerebro Intensive Care Unit (CICU), Rabu (4/8), untuk pasien COVID-19, sesuai hasil rapat virtual antara Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa dan jajarannya di RSPAD.

“Penambahan fasilitas bed CICU di RSPAD Gatot Soebroto akan memberikan kesempatan bagi pasien dengan gejala berat untuk mendapatkan perawatan yang lebih maksimal,” kata Kepala Staf TNI AD (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa sebagaimana dikutip dari keterangan resmi TNI AD, di Jakarta, Senin (2/8/2021).

Dalam pertemuan itu, KSAD mendengar laporan situasi penanganan pasien COVID-19 di RSPAD Gatot Soebroto dan rencana penambahan kasur beserta tenaga kesehatan di ruang perawatan intensif CICU dari jajaran pimpinan RSPAD.

“Ternyata CICU sebetulnya sudah memenuhi syarat. Ventilator sudah ada di situ. Bed side monitor juga sudah ada,” kata Andika saat rapat.

Wakil Kepala RSPAD Mayjen TNI dr Lukman Ma’ruf menyampaikan ada sekitar 14 ventilator yang tersedia di unit perawatan intensif CICU.

Baca Juga :
Satpol PP Sikat Habis Iklan Rokok Warung-warung Kecil di Jakarta

Sementara untuk penambahan tenaga kesehatan, Kepala Bidang Perawatan Staf Direktorat Pelayanan Kesehatan (Kabidwat Sdiryankes) RSPAD Gatot Soebroto Kolonel CKM Didin Syaefudin menerangkan satu pasien COVID-19 yang dirawat di CICU minimal membutuhkan enam perawat.

“Itu yang minimal, sehingga kalau di CICU butuh tambahan delapan (kasur), berarti butuh 48 perawat,” kata Kolonel Didin.

Ia menambahkan perawat yang dibutuhkan adalah mereka dengan keahlian atau kualifikasi merawat pasien-pasien ICU.

Karena itu, TNI AD akan memetakan kembali penempatan perawat dari beberapa fasilitas kesehatan di tempat lain, sehingga kebutuhan tambahan perawat CICU di RSPAD Gatot Soebroto terpenuhi.

Jika penambahan itu terwujud, maka Instalasi Gawat Darurat (IGD) di RSPAD akan kembali ke fungsi semula. Pasalnya saat ini, IGD di RSPAD Gatot Soebroto masih menampung pasien COVID-19 gejala berat yang mengantre masuk ICU dan HCU.

Baca Juga :
Dua Orang Diamankan Saat Jokowi Kunjungi Cilacap, Ini Sebabnya

“Pasien (gejala) berat masih terkumpul di IGD. Di IGD sekarang yang tidak bisa masuk ICU dan HCU kami bagi sebagian. Di IGD dikumpulkan untuk calon masuk ICU, sebagian (ada) yang masuk HCU,” kata Wakil Kepala RSPAD menyampaikan laporan ke Kepala Staf TNI AD.

Sejauh ini, ada total 25 kasur tersedia untuk pasien COVID-19 yang membutuhkan perawatan intensif ICU/CICU di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta. Dari jumlah itu, 19 kasur berada di ruang ICU, sementara enam kasur tambahan ada di CICU.

Jelang akhir pertemuan, Kasad kembali meminta kepastian soal penambahan bed CICU pada jajaran pimpinan RSPAD.

“Izin, Rabu Bapak Kasad,” kata pihak RSPAD menegaskan. (yus)

Baca Juga :
Satgas Covid-19: Sekolah Tatap Muka Harus Disetop Jika Ditemukan Kasus Positif

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA