• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • Masuk

Si Jago Merah Amuk Gudang Rongsokan di Lamongan

Petugas pemadam kebakaran memadakam api yang membakar gudang rongsokan milik Budi Utomo yang dilalap Si Jago Merah di Lamongan, Jatim. Foto: Amirul Mukminin
Petugas pemadam kebakaran memadakam api yang membakar gudang rongsokan milik Budi Utomo yang dilalap Si Jago Merah di Lamongan, Jatim. Foto: Amirul Mukminin

LAMONGAN, kilat.com - Gudang barang rongsokan dan tempat menyimpan jangel jagung di Desa Pucangtelu, Kecamatan Kalitengah, Lamongan, Jatim, ludes diamuk si jago merah, Minggu (1/8/2021) sore. Kebakaran tersebut diduga akibat korsleting listrik.

Beruntung, kebarakan di gudang rongsokan yang terletak di lantai dua milik Budi Utomo itu berhasil dilokalisir petugas pemadam kebakaran.

Kabid Pemadam Kebakaran Lamongan, Amri, mengatakan kobaran api tidak sampai menjalar ke lantai dasar dan rumah warga di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). "Tidak lama api yang meludeskan bangunan lantai dua itu bisa kami kuasai," kata Amri.

Amri menginformasikan, warga sekitar dan pemilik rumah telah merespons kebakaran ini dengan cepat dan tanggap. Saat mengetahui ada api yang muncul dari rumah korban, mereka beramai-ramai berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Sedangkan warga lainnya langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tak lama kemudian, petugas langsung meluncur ke lokasi kebakaran.

Baca Juga :
Dua Orang Diamankan Saat Jokowi Kunjungi Cilacap, Ini Sebabnya

"Tak ada kendala saat kendaraan PMK menuju titik lokasi kejadian. Selang air juga bisa menjangkau lantai dua,” jelasnya.

Guna memastikan agar tidak ada lagi bara api yang menyala, setelah menaklukkan si jago merah, petugas melakukan pembasahan secara merata pada semua bagian dari sisa-sisa kebakaran.

Dari informasi yang didapat, kebakaran pertama kali diketahui oleh saksi, Pujiatun , 47 tahun, dan Budi Biantoro, 50 tahun. Menurut keduanya, asap muncul dari belakang rumah korban, tepatnya di lantai dua yakni tempat di mana bonggol atau janggel jagung disimpan.

Akibat dari kejadian ini, pemilik gudang mengalami kerugian hingga jutaan rupiah. Beruntung tidak ada korban jiwa, hanya separuh bangunan yang ludes dilalap api. (Amirul Mukminin)

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA