• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • Masuk

Lama Dinantikan, Akhirnya Alat Donor Plasma Konvalesen Tiba di PMI Bojonegoro

Alat Apherisis yang bisa memisahkan antara sel darah merah, sel darah putih, trombosit, dan plasma konvalesen akhirnya tiba juga di Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (22/7/2021). Foto: Eko
Alat Apherisis yang bisa memisahkan antara sel darah merah, sel darah putih, trombosit, dan plasma konvalesen akhirnya tiba juga di Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (22/7/2021). Foto: Eko

BOJONEGORO, kilat.com- Alat Apherisis yang bisa memisahkan antara sel darah merah, sel darah putih, trombosit, dan plasma konvalesen akhirnya tiba juga di Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (22/7/2021).

Bupati Bojonegoro Anna Muawanah didampingi Kepala Dinas Kesehatan, dr. Ani Pujiningrum, Ketua PMI Kabupaten Bojonegoro, dr Hernowo, dan juga Kepala UDD PMI Kabupaten Bojonegoro, dr Imam Sutrisno menijau langsung ruang tranfusi darah konvalesen.

Dalam agenda tersebut Anna menyampaikan alat Apherisis yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro tersebut harus dimaksimalkan, salah satu caranya mendata para penyintas covid-19 yang telah sembuh.

“Data lengkap nama dan alamat, kemudian dihubungi untuk mendonorkan plasma konvalesen,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Bojonegoro, dr Hernowo menyebutkan kedatangan alat tersebut sangat berarti. Sebab, sebelum adanya alat tersebut para pendonor plasma konvalesen harus dibawa ke Sidoarjo.

Baca Juga :
Gerak Cepat! RSPAD Tambah Delapan Kasur di CICU untuk Pasien Covid-19

“Saat ini Insyaallah prosesnya lebih cepat karena sudah bisa melakukan proses sendiri,” katanya.

Pihaknya juga menambahkan bahwa proses donor plasma konvalesen memiliki siklus 2 Minggu sekali, dari jangka 2 Minggu sembuh dari Covid-19 sampai 6 bulan.

“Jadi nanti pendonor bisa 2 minggu sekali mendonorkan plasmanya hingga 6 bulan terhitung dari waktu sembuh dari Covid-19,” pungkasnya. (Eko Puji)

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA