• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • Masuk

Ini Cara Tingkatkan Intensitas Tanam Petani di Sulawesi Selatan

Sawah Petani Panen
Sawah Petani Panen

JAKARTA, kilat.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun Bendung Gilireng di Desa Arajang, Kecamatan Gilireng, Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Pekerjaan membangun Bendung Gilireng ini sebenarnya sudah dimulai pengerjaannya pada 2018 dan akan dimanfaatkan untuk mengairi daerah irigasi Gilireng seluas 8.510 ha sehingga membantu petani meningkatkan intensitas tanamnya dari 112 persen menjadi 300 persen dengan pola tanam padi - padi - palawija.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan Kementerian PUPR telah membangun banyak bendungan/bendung di berbagai daerah dan akan diikuti pengembangan dan pengelolaan jaringan irigasi untuk menunjang produktivitas sentra-sentra pertanian. Diharapkan dengan meningkatnya produktivitas pertanian, dapat membantu pemulihan ekonomi pasca Pandemi Covid-19.

"Pembangunan bendungan diikuti oleh pembangunan jaringan irigasinya. Dengan demikian bendungan yang dibangun dengan biaya besar dapat memberikan manfaat yang nyata dimana air akan mengalir sampai ke sawah-sawah milik petani," kata Menteri Basuki. 

Bendung Gilireng juga dimanfaatkan sebagai objek wisata baru di Sulawesi Selatan sehingga menjadi sumber penghasilan alternatif untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat di kawasan sekitarnya.

Baca Juga :
Indika Energy Raih Laba USD55,8 Juta

Tarmin, petani asal Kecamatan Gilireng Kabupaten Wajo mengatakan, selama ini sawah yang dia miliki terkendala pengairan. Di saat musim kemarau, air untuk pengairan sawah sulit didapat sehingga tak jarang hasil panen kurang memuaskan.

"Ini (Bendung Gilireng) kan untuk irigasi. Kita mah senang, jadinya air tidak susah saat musim kemarau sehingga panen pastinya lebih baik," tandasnya. (Rts/Syu)

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA

Rekomendasi Untuk Anda

Indika Energy Raih Laba USD55,8 Juta

Finance | 40 minutes ago