• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • Masuk

Dua Copet Babak Belur Dibacem Massa di Pulogadung

Ilustrasi penangkapan perampokan dan pembunan sopir taksi online perempuan oleh sindikan di Aceh. Foto: ist
Ilustrasi penangkapan perampokan dan pembunan sopir taksi online perempuan oleh sindikan di Aceh. Foto: ist

JAKARTA, kilat.com - Dua pria babak belur dihakimi masa setelah kerpergok melakukan penjambretan di Jalan Gading Raya, Pisangan Timur, Pulogadung, Jakarta Timur pada Rabu (21/7/2021) kemarin malam.

Hal itu diketahui, setelah video kedua pelaku yang sedang di interogasi oleh warga diunggah oleh akun Instagram @merekamjakarta. Diduga kedua pelaku melakukan aksi penjambretan di kawasan Jalan Kenari, Kramat, Senen, Jakarta Pusat dan tertangkap di Jalan Gading Raya.

"Hari ini sudah berapa kali nyopet?," tanya warga dalam video tersebut.

"Baru satu pak," jawab salah satu jambret itu.

Tak lama berselang, pihak kepolisian dari Mapolsek Pulogadung mendatangi lokasi dan membawa kedua pelaku.

Baca Juga :
Gerak Cepat! RSPAD Tambah Delapan Kasur di CICU untuk Pasien Covid-19

Kapolsek Pulogadung, Kompol Beddy Suwendi membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, kedua pelaku bernama Aditya Agung (31) dan Aditya (39).

"Benar, warga berhasil menangkap dua orang penjambret yang mengendarai satu unit sepeda motor saat melintas di TKP," ujar Beddy saat dikonfirmasi awak media, Kamis (22/7/2021).

Beddy menyebut, selain mengamankan kedua pelaku pihaknya juga mendapatkan barang bukti satu unit sepeda motor, satu unit handphone, uang sebesar Rp110 ribu dan tiga ikat pinggang.

"Mereka menjambret tas, handphone dan uang seorang perempuan di depan toko grosir kawasan Paseban, Senen, Jakarta Pusat," tuntasnya. (yus)

Baca Juga :
RSUD Kotapinang di Sumut Dituding Beri Infus Kedaluwarsa pada Pasien Balita

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA