• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • Masuk

Liga 1 2021, Usai Gilas Klub Liga 2, Persebaya Digenjot Latihan Keras

Sundulan Jose Wilkson yang memanfaatkan umpan Taisei Marukawa jadi gol pembuka Persebaya Surabaya atas Hizbul Wathan FC. Foto: Persebaya Surabaya
Sundulan Jose Wilkson yang memanfaatkan umpan Taisei Marukawa jadi gol pembuka Persebaya Surabaya atas Hizbul Wathan FC. Foto: Persebaya Surabaya

SURABAYA, kilat.com- Persebaya Surabaya terus memanaskan mesin mereka jelang bergulirnya Liga 1 musim 2021/2022 pada 9 Juli 2021. Kali ini skuad Bajol Ijo -julukan Persebaya Surabaya- ditantang Hizbul Wathan FC dalam uji coba.

Dalam latihan bersama tim peserta Liga 2 tersebut, Persebaya Surabaya menang 2-0. Anak asuh Aji Santoso juga mempertahankan rekor tidak terkalahkan di tiga uji tanding sebelumnya selama pra musim Liga 1 musim 2021/2022.

Pada uji coba kontra Hizbul Wathan FC, Persebaya Surabaya mencetak dua gol kemenangan mereka di babak pertama. Jose Wilkson dan Alie Sesay sama-sama menyumbang satu gol. Keduanya juga sama-sama mencetak gol dari situasi set piece. Bedanya Wilkson menerima umpan Taisei dari tendangan bebas, sedangkan Alie menyelesaikan peluang dari sepak pojok.

Adapun dari kemenangan tersebut terdapat dua catatan penting. Selama menggelar latihan bersama dengan tim di bawahnya, Persebaya selalu mengakhiri pertandingan dengan kemenangan. Gol yang dicetak juga lebih dari satu.

Seperti kala menggelar latihan bersama melawan Persekat Tegal pada Mei 2021, Persebaya mencatatkan kemenangan 3-0. Tren positif dilanjutkan saat melawan Malang United. Sebelas gol berhasil dilesakkan ke gawang lawan oleh Jose Wilkson dan kawan-kawan.

Baca Juga :
Hasil Perebutan Medali dan Klasemen Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Senin (2/8/2021)

Kini giliran Hizbul Wathan (HW FC) harus menelan pil pahit dengan kekalahan 0-2. Uniknya lagi, dua gol kemenangan klub kebanggaan Arek-arek Suroboyo dicetak lewat skema bola mati.

"Memang kemarin kami persiapannya latihan juga latihan set piece, jadi kami memenangkan pertandingan itu dengan banyak cara. Mungkin bisa penalti, bisa set peice, bisa melalui kombinasi untuk mencetak gol," beber Aji Santoso seperti dilaporkan tim Humas dan Media Persebaya Surabaya.

"Jadi kami mencetak gol dari set piece bukan hal kebetulan, memang latihannya seperti itu," imbuh Aji Santoso.

Selain meraih kemenangan, Persebaya juga meraih clean sheet di tiga pertandingan tersebut. Tidak ada satu gol pun tercipta selama 270 menit. Aji pun angkat bicara.

”Barisan pertahanan memang cukup rapi. Pemain juga dipasangkan dengan siapa aja harus cocok. Tidak hanya pemain belakang, pemain depan, pemain tengah dipasangkan dengan siapa saja harus cocok,” kata Aji lagi.

Baca Juga :
Lifter Indonesia Nurul Akmal Terjegal di Olimpiade Tokyo 2020

Namun masih ada catatan yang masih mengganjal bagi sosok yang semasa aktif bermain, membawa Persebaya juara Liga Indonesia 1997 tersebut. Rupanya kondisi fisik pemain masih akan lebih ditingkatkan untuk mendekati peak performance.

Aji menilai masih ada ruang untuk meningkatkan kondisi fisik anak asuhnya. "Latihan kami selanjutnya berlangsung dengan intensitas tinggi. Tadi saya mainkan semua anak-anak biar gak terlalu capek. Karena kami akan latihan agak keras," kata Aji mengungkapkan. (sbn)

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA