• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • Masuk

KSAL Ancam Akan Pecat Personel TNI yang Terbukti LGBT

Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Yudo Margono. Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Yudo Margono. Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden

JAKARTA, kilat.com- Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono mengancam akan memecat prajuritnya yang terbukti terjerumus dalam LGBT. 

Hal ini disampaikan Yudo saat memberi pembekalan kepada Taruna Taruni Akademi Angkatan Laut (AAL) ke-66.

"Ancamannya adalah pemecatan dari kedinasan," kata Yudo di Indoor Sport Kesatrian Akademi Angkatan Laut, Bumimoro, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (23/6).

Merespons hal tersebut, pengamat militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISSES) Khairul Fahmi menyebutkan langkah yang diambil Yudo sudah tepat. Sanksi tegas memang diperlukan bagi prajurit TNI yang terbukti LGBT.

"Memang diperlukan, tidak boleh dibiarkan dan harus menjadi salah satu agenda prioritas dalam pembinaan personel TNI," ujar Fahmi dalam keterangan tertulis, Kamis (24/6).

Baca Juga :
Aksi Protes Atlet AS Bikin Tanda X di Podium Olimpiade Tokyo 2020

Menurutnya, LGBT di lingkungan TNI bukan disebabkan lemahnya sistem perekrutan. Namun, praktik disorientasi seksual yang terjadi dalam proses pendidikan merupakan salah satu risiko. Karena itu, perlu ada evaluasi untuk mengantisipasi munculnya potensi perubahan seksual tersebut.

"Selain kurikulum baku, diperlukan metode bimbingan dan pengasuhan yang antisipatif terhadap hal-hal seperti itu," kata Fahmi. (GNS/Mong)

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA