• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • Masuk

Kemenhub Gandeng Pemda dan Pengembang Wisata Promosikan KSPN

Direktur Jendral Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setyadi
Direktur Jendral Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setyadi

JAKARTA, kilat.com- Kementerian Perhbungan (Kemenhub) menggandeng pemerintah daerah serta para pengembang dan pengelola kawasan wisata untuk mempromosikan kendaraan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) agar operasi angkutan khusus pariwisata dapat berjalan optimal.

Hal ini juga untuk menjaga keberlanjutan atau sustainability di kawasan pariwisata agar berdampak baik untuk lingkungan dengan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor.

"Kita sudah siapkan juga di beberapa kawasan wisata (kendaraan umum), tapi masih load factor (faktor keterisian penumpang) itu masih rendah. Supaya yang disiapkan oleh pemerintah itu tidak mubah, tidak sayang, kami mohon dukungan dan peran serta pemerintah daerah dan para pengelola kawasan wisata ayo kita bergandengan tangan dan kita cari strategi supaya kendaraan kita bisa dipakai para wisatawan," ujar Direktur Jendral Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setyadi.

Budi juga memberikan contoh untuk kawasan Borobudur yang saat ini memiliki 13 projek transportasi darat untuk memudahkan akses dari bandara langsung menuju Borobudur.

Ia juga menyampaikan gagasan ide untuk destinasi wisata lainnya di sekitar Borobudur seperti memberi masukan kendaraan jenis lain selain bus.

Baca Juga :
Manfaat Merajut bagi Kesehatan Mental seperti yang Dilakukan Tom Daley

"Misalnya saat ini kalau untuk langsung menuju Borobudur, wisatawan bisa langsung pakai bus yang besar. Nah untuk destinasi di sekitar itu yang mungkin tidak bisa dijangkau bus bisa kita carikan alternatif lain dengan kendaraan yang lebih kecil. Itu juga bisa kita subsidi," kata Budi.

Tujuan layanan angkutan KSPN sendiri adalah untuk memudahkan akses yang nyaman, aman, bersih, dan mengurangi gas emisi untuk lingkungan yang lebih baik.

Ia juga mengatakan bahwa pariwisata yang dibekali angkutan umum akan membantu perubahan pola budaya dan pikir untuk mendorong masyarakat Indonesia menggunakan kendaraan umum sehingga tercipta pariwisata berkelanjutan dari segi transportasi. (mer/faj).


Baca Juga :
3 Kiat Sederhana Ciptakan Lingkungan Media Sosial yang Positif

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA

Rekomendasi Untuk Anda