• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • Masuk

Wali Kota Serang Tetap Izinkan Warga Gelar Hajatan dan ASN Keluar Kota

Wali Kota Serang Syafrudin. Foto: IG kang_syafrudin
Wali Kota Serang Syafrudin. Foto: IG kang_syafrudin

BANTEN, kilat.dom- Kota Serang di Banten berada di zona oranye risiko penyebaran Covid-19 dengan jumlah kasus terkonfirmasi positif per tanggal 23 Juni 2021 sebanyak 2.784 orang. Jumlah itu terdiri dari 209 orang masih dirawat, 2.512 orang sembuh dan 63 orang meninggal dunia.

Gubernur Banten, Wahidin Halim, sudah menyatakan bahwa saat ini Banten berstatus darurat Covid-19. Namun, Wali Kota Serang Syafrudin masih memperbolehkan masyarakat menggelar hajatan dan Aparatur Sipil Negara (ASN) berpergian keluar daerah.

Syafrudin mengatakan hajatan telah diatur sesuai dengan aturan pusat.

"Kami melarang (jika) hajatan melebihi kapasitas 50 persen dan tetap menerapkan protokol kesehatan," kata Syafrudin kepada wartawan di kantor Diskominfo Kota Serang, Rabu (23/6).

Syafrudin juga memperbolehkan ASN berpergian keluar daerah dengan syarat menerapkan protokol kesehatan dan melakukan rapid test antigen saat pergi dan pulang.

Baca Juga :
Tes Swab dan PCR Covid-19 di Indonesia Dinilai Terlalu Mahal!

"Larangannya enggak ada. Memang kita harus membatasi, kemudian jika di wilayah tujuan tidak menerima tamu, kita enggak akan memaksa," lanjutnya.

Selain itu, Pemkot Serang masih tetap menerapkan work from home bagi instansi pemerintahan dan swasta sebanyak 50 persen. (GNS/Mong)

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA