• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • Masuk

Airlangga Sentil Pemda Terkait Tempat Wisata Penuh

Airlangga Sentil Pemda Terkait Tempat Wisata Penuh
Airlangga Sentil Pemda Terkait Tempat Wisata Penuh

JAKARTA, kilat.com - Pemerintah sudah berupaya sekuat tenaga untuk melakukan pembatasan aktifitas masyarakat demi mengurangi bahaya pandemi Covid-19. Namun tempat wisata masih saja penuh saat liburan lebaran.
 
Karena itu, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto pun menyentil para kepala daerah. Menurutnya, pengaturan lokasi pariwisata saat libur lebaran adalah tanggung jawab masing-masing pemerintah daerah (pemda). 
 
Pemerintah pusat melalui Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) sudah menerapkan aturan yang tertuang dalam regulasi PPKM Mikro.

Baca Juga :
Bermodal Rp3,2 Triliun PLTU Sambelia Lombok Segera Rampung

 
"Sebetulnya pemerintah sudah jelas mengatur dalam PPKM mikro tempat publik wajib mengikuti prokes, dibuka 50% kapasitas," kata Airlangga.
 
Tempat wisata, lanjut Airlangga wajib memerlakukan protokol kesehatan pada para pengunjungnya. Mulai dari kewajiban menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun.
 

Baca Juga :
Pengusaha Dukung Program Minyak Goreng Satu Harga

"Pengaturan teknis masing-masing pemda bisa mengatur, namun catatan regulasi yang dibuat menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan," tambahnya.
 
Selain menjelaskan mengenai ramainya tempat wisata, Airlangga juga mengatakan bila masyarakat yang ngotot melakukan mudik selama Idulfitri tahun ini wajib memiliki surat bebas COVID-19 untuk kembali ke wilayah Jabodetabek.
 
"Dari Sumatera mandatori PCR maupun antigen di 21 lokasi di Jawa menuju Jakarta dan Bakauheni dan sekitarnya," ujarnya.

Baca Juga :
Pengadaan Tanah Jalan Tol Capai Rp79,3 Triliun

 
Sebab berdasarkan data Kementerian Perhubungan ada sekitar 1,5 juta orang yang berhasil mudik Lebaran 2021.
 
"Ke depan melakukan pencegahan mobilitas pasca mudik, pemerintah sudah lakukan tentunya kewajiban adanya perintah untuk melakukan random tes menuju Jakarta," pungkasnya. (Syu/Syu)

Baca Juga :
Anggaran Program Pemulihan Ekonomi Nasional 2022 Naik Jadi Rp455,62 Triliun

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA