image

Sosialisasi ADWI 2021, Menparekraf Kunjungi Desa Wisata Candirejo Magelang

Sosialisasi ADWI 2021, Menparekraf Kunjungi Desa Wisata Candirejo Magelang

Foto: Kemenparekraf

MAGELANG, kilat.com- Dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 yang dijalankan kembali oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif kali ini dilakukan di Desa Wisata Candirejo, Magelang, Jawa Tengah.
 
Desa Candirejo terpilih untuk kegiatan sosialisasi karena desa ini masuk dalam kategori 16 desa terpilih yang menerima sertifikasi desa wisata berkelanjutan dari Kemenparekraf. Desa Candirejo juga menjadi yang pertama tersertifikasi di Kabupaten Magelang.
 
Sesuai namanya Candirejo yang berarti tanah penuh dengan batu namun tetap subur, desa ini menghasilkan kerajinan tangan dari batu alam seperti ulekan, cobek, stupa hiasan. Candirejo juga dikenal sebagai simbol budaya jawa dengan keunggulan aktraksi budaya seni Tari Jatilan, seni musik Gamelan, dan olahan kuliner berbahan dasar tempe yang sedang diusulkan menjadi warisan budaya dunia ke UNESCO.

Baca Juga :
Hong Kong Larang Penerbangan dari Indonesia karena Berisiko Tinggi

 
"Dengan sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan acuan dan motivasi bagi desa lainnya yang ada di Indonesia untuk mengembangkan desa wisata sebagai penggerak ekonomi masyarakat, membuka lapangan kerja," ujar Menparekraf Sandiaga Uno saat mengunjungi Desa Wisata Candirejo.
 
Menparekraf berharap keberhasilan Desa Wisata Candirejo diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya di Indonesia dalam mengembangkan dan menjadi penggerak ekonomi masyarakat melalui desa wisata.
 

Baca Juga :
Kemenhub Gandeng Pemda dan Pengembang Wisata Promosikan KSPN

"Kita berharap dari provinsi Jawa Tengah ini akan memasukkan desa-desa wisatanya yang sudah berkelas dunia seperti Karangrejo, Candirejo, dan beberapa desa wisata lainnya untuk ikut serta dalam ADWI. Harapan kita bisa sampai 500 desa wisata yang berpartisipasi," kata Sandiaga.
 
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah Sinoeng Rachmadi, mengungkapkan bahwa desa wisata telah menjadi program yang dijalankan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama pemerintah kabupaten dalam dua tahun terakhir.
 
Sinoeng juga mengatakan bahwa rencana pembangunan jangka menengah Provinsi Jawa Tengah, hingga akhir 2021 ditargetkan akan ada 500 desa wisata tumbuh di Jawa Tengah.

Baca Juga :
Objek Wisata di Kulonprogo Tetap Buka

 
"Saat ini ada sekitar 150 desa wisata rintisan, 200 desa wisata berkembang, dan 20 desa wisata maju di Jawa Tengah. Kita harapkan yang berkembang naik menjadi desa wisata maju, desa wisata rintisan naik menjadi desa wisata berkembang, dan muncul lebih banyak desa-desa wisata rintisan," ucap Sinoeng. (mer/faj).

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA

Rekomendasi Untuk Anda

Fashion ala Game, UniPin dan Esmod Berkolaborasi

kilatLifestyle | 12 hours ago

Ternyata Double Cleansing Wajah Penting Loh!

kilatLifestyle | 23 Jun, 2021 17:00 WIB