image

Wuih! Rp1.900 Triliun Berputar di E-commerce

Wuih! Rp1.900 Triliun Berputar di E-commerce

Target Shopee 500 ribu UMKM Go Ekspor

JAKARTA, kilat.com - Potensi e-commerce di Indonesia sangatlah besar. Bahkan di masa depan e-commerce akan memerankan peran yang sangat besar bagi perekonomian bangsa.
 
Menurut Menteri Lutfi, ekonomi digital di Indonesia memiliki prospek yang sangat baik dan berpotensi tumbuh hingga mencapai delapan kali lipat di tahun 2030.
 
“Pertumbuhan ekonomi digitalnya itu sendiri akan tumbuh delapan kali lipat dari Rp632 triliun menjadi Rp4.531 triliun," ujar Menteri Lutfi dalam keterangan resmi yang dikutip kilat.com, Jumat (11/6/2021).

Baca Juga :
Modal Rp812 Miliar, PLN Selesaikan Pembangunan Jaringan Transmisi SUTT 150 KV

 
"E-commerce akan memerankan peran yang sangat besar, yaitu 34 persen atau setara dengan Rp1.900 triliun. Kemudian diikuti oleh beberapa hal yang sangat penting, yaitu B2B (business-to-business) dengan besaran 13 persen atau setara dengan Rp763 triliun, health-tech akan berfungsi menjadi Rp471,6 triliun atau 8 persen dari pertumbuhan,” papar Lutfi.
 
Mendag mengungkapkan, masih terdapat banyak potensi yang terbuka untuk ekonomi digital Dicontohkannya, meskipun ekonomi digital Indonesia berkontribusi sebanyak 4 persen terhadap PDB nasional tahun 2020, namun sektor industri makanan-minuman dengan nilai Rp3.669 triliun baru bisa terlayani oleh e-commerce dengan nilai Rp18 triliun. 
 

Baca Juga :
Pupuk Indonesia Ingin Bangun Pabrik Pupuk di Papua Barat

Untuk mengoptimalkan potensi ekonomi digital tersebut, imbuhnya, terdapat terdapat sejumlah hal yang harus ditingkatkan, di antara infrastruktur telekomunikasi serta perlindungan konsumen digital. (Syu/Syu)

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA