• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • Masuk

Kualifikasi Piala Dunia 2022, Mengenal Asnawi Mangkualam Bek Serba Bisa Timnas Indonesia

Asnawi Mangkualam saat memperkuat timnas Indonesia melawan Thailand di Kualifikasi Piala Dunia 2022. Foto: PSSI
Asnawi Mangkualam saat memperkuat timnas Indonesia melawan Thailand di Kualifikasi Piala Dunia 2022. Foto: PSSI

DUBAI, kilat.com- Salah satu pesepakbola muda berbakat yang dipunya oleh Indonesia adalah Asnawi Mangkualam Bahar. 
 
Asnawi Mangkualam bersama koleganya seperti Syahrian Abimanyu, Witan Sulaeman dan Egy Maulana Vikri, bahu membahu berjuang bersama skuad timnas Indonesia saat ini dalam babak kualifikasi Piala Dunia 2022 di Dubai, Uni Emirat Arab.
 
Asnawi kecil lahir di Makassar, 4 Oktober 1999, dia bermain di posisi bek sayap kanan dan bisa juga ditaruh sebagai gelandang jangkar. Sama seperti pemain lainnya, dia sudah gemar bermain sepakbola. 

Baca Juga :
Hasil Perebutan Medali dan Klasemen Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Senin (2/8/2021)

 
“Sejak kecil saya dikenalkan dengan sepakbola oleh Ayah,” tutur Asnawi seperti dilaporkan tim Humas dan Media PSSI. Sang ayah, Bahar Muharram, adalah mantan pesepakbola juga. “Layaknya anak kecil, nakalnya anak kecil, yang suka pulang terlambat kadang hingga malam, disitu saya suka dimarahi Ayah,” kenang Asnawi.
 
“Tapi saya tahu, Ayah begitu karena sayang sama saya. Saya berterima kasih kepada beliau, dan tentunya Ibu juga. Karena orang tua saya itu selalu mendukung saya dan pilihan saya untuk bermain sepakbola,” beber Asnawi.
 

Baca Juga :
Lifter Indonesia Nurul Akmal Terjegal di Olimpiade Tokyo 2020

Asnawi Mangkualam memulai perjalanan karier sepakbolanya dari klub PSM Makassar Yunior 2014-2015. Kemudian Asnawi berlanjut ke PON Sulawesi Selatan 2015-2016. Setelah itu, dia memulai karir profesionalnya di klub Persiba Balikpapan 2016, kemudian balik lagi ke PSM Makassar di tahun 2017 hingga 2021.
 
Tawaran untuk bermain di luar negeri, datang pada dirinya padan 2021, “Agen saya mengabarkan kalau ada klub asal Korea Selatan yang sedang membutuhkan tenaga pemain bek kanan. Semuanya proses berlalu sangat cepat, tak terasa oleh saya. Awalnya orang tua sempat ragu atas keputusan saya ini, namun saya bersikeras, karena keinginan kuat untuk bisa bermain di klub luar negeri. Maka dari itu akhirnya orang tua melunak, bahkan sampai akhirnya mendukung keputusan saya.”
 
Ansan Greeners akhirnya jadi pelabuhan baru Asnawi Mangkualam. Tim K-League 2 itu direkomendasikan oleh pelatih kepala tim nasional Indonesia, Shin Tae-yong.

Baca Juga :
Aksi Protes Atlet AS Bikin Tanda X di Podium Olimpiade Tokyo 2020

 
Shin Tae-yong meyakinkan Asnawi untuk keluar dari zona nyamannya di Indonesia dan mengambil kesempatan bermain di liga yang lebih keras, meskipun itu berarti dia akan menerima gaji yang lebih rendah, dan berpotensi waktu bermain yang lebih terbatas daripada di klub sebelumnya.
 
“Saya tidak berpikir mengenai pendapatan saya, yang penting saya bisa mencicipi pengalaman bermain, menimba ilmu dan bertanding di luar negeri. Dengan keinginan kuat itu saya akhirnya berangkat ke Korea,” urai Asnawi.
 

Baca Juga :
Komentar Presiden Joko Widodo saat Video Call Greyia/Apriyani Usai Rebut Medali Emas

Bahkan sebelum debut resmi Asnawi dengan Serigala Hijau -julukan Ansan Greeners, kepindahannya membuat sejarah baik baginya dan juga sepakbola Indonesia. 
Faktanya, sejak K League memperkenalkan kuota baru untuk mendaftarkan pemain Asia Tenggara sebagai bagian dari kebijakan pemain asing mereka pada tahun 2020, Ansan Greeners adalah tim pertama dalam sistem yang memanfaatkan aturan baru tersebut.
 
Asnawi juga menjadi pesepakbola Indonesia pertama yang pernah bermain di K League. Transfer ini mendapat perhatian besar dari komunitas lokal Indonesia di Ansan dan penggemar domestik pada umumnya, dengan pengikut akun media sosial resmi Ansan pun bertambah menjadi berlipat ganda.
 

Baca Juga :
Data-data Bukti Kealotan, Kesabaran, dan Kuatnya Mental Juara Greysia/Apriyani di Olimpiade

Saat Asnawi melakukan debut untuk Ansan, ia bermain penuh dalam kemenangan 1-0 melawan klub Liga K4 Yangpyeong di Piala FA Korea. Pada 3 April 2021, dia melakukan debut liga dengan bermain 61 menit dalam hasil imbang 1-1 melawan Busan IPark.
 
Untuk tim nasional Indonesia, perjalanan kariernya, termasuk penuh liku-liku dan tidak mudah. Asnawi mulai jadi pemain kunci untuk tim nasional U-16, kemudian U-19 dan U-23 Indonesia. 
 
Lalu Asnawi melakukan debut internasionalnya untuk tim senior pada 21 Maret 2017, ketika dia masuk lapangan sebagai pemain pengganti dalam pertandingan persahabatan melawan Myanmar.

Baca Juga :
Anthony Ginting Akhiri Puasa Medali Olimpiade Tunggal Putra di Tokyo 2020

 
Dalam prosesnya, Asnawi memecahkan rekor pemain termuda yang memenangkan penampilan internasional seniornya untuk Indonesia, pada usia 17 tahun dan 167 hari. Dia adalah bagian dari skuad U-23 yang memenangkan perak SEA Games 2019 di Filipina dan terpilih menjadi sebelas terbaik turnamen.
 
Kini, dia menjadi bagian dari skuad Garuda di babak kualifikasi Piala Dunia 2022, asuhan pelatih Shin Tae-yong saat melawan Thailand dan Vietnam pada tanggal 3 dan 7 Juni 2021 di Stadion Al Maktoum, Dubai, Uni Emirat Arab.
 

Baca Juga :
Komentar Ayah Apriyani Rahayu Setelah Anaknya Genggam Medali Emas Olimpiade

“Saya sangat bersyukur dengan semuanya. Kita memang harus 100 persen dalam menjalani semuanya, termasuk pekerjaan dan semua itu juga harus dibarengi dengan kerja keras, sikap rendah hati dan pantang menyerah. Kalau semua itu ada, InsyaAllah semuanya bisa diraih,” tukas Asnawi. (sbn)
 
 
Profil Singkat

Baca Juga :
Greysia/Apriyani Lengkapi Kejayaan Bulutangkis Indonesia di Olimpiade

Nama Lengkap: Asnawi Mangkualam Bahar
Tempat/Tanggal Lahir: Makassar, 4 Oktober 1999
Tinggi Badan: 174 cm
Berat Badan: 66 kg
Posisi: Bek Kanan/Gelandang

Baca Juga :
Bonus-bonus yang Akan Membanjiri Greysia/Apriyani usai Raih Medali Emas Olimpiade

Klub: Ansan Greeners
 
Karir Klub Junior
2014 – 2015  PSM Makassar
2015 – 2016  PON Sulsel

Baca Juga :
Warganet Terharu Atas Perjuangan Greysia/Apriyani Raih Medali Emas Olimpiade untuk Indonesia

 
Karir Klub Senior
2016   Persiba Balikpapan
2017 – 2021  PSM Makassar
2021 Ansan Greeners
 
Tim Nasional Indonesia
2013   Indonesia U-16
2016 – 2018  Indonesia U-19
2017 – Indonesia U-23
2017 – Indonesia

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA