image

SBY Muncul Lagi di Youtube, Bilang Ekonomi Meningkat Saat...

SBY Muncul Lagi di Youtube, Bilang Ekonomi Meningkat Saat...

Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

JAKARTA, kilat.com- Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengklaim usai lengser, pengangguran dan kemiskinan di republik ini drop. Selain itu, pertumbuhan ekonomi juga meningkat dengan baik.
 
Hal itu ia sampaikan dalam Sidang Promosi Doktor Edhie Baskoro Yudhoyono.
 
"Alhamdulillah sejarah membuktikan kalau dulu setelah selesai memimpin. Pengangguran kita drop, kemiskinan kita drop secara signifikan dan pertumbuhan meningkat dengan baik," kata SBY dikutip dari akun youtube Edhi Baskoro Yudhoyono, Kamis (10/6/2021).

Baca Juga :
Wali Kota Serang Tetap Izinkan Warga Gelar Hajatan dan ASN Keluar Kota

 
Pernyataan itu diawali SBY dengan mengajak audience kembali ke 17 tahun lalu silam.
 
"Saya jadi ingat 17 tahun lalu, tahun 2004 juga mengikuti sidang terbuka seperti ini. Saya masih ingat disertasi yang saya tulis temanya upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi," katanya.
 

Baca Juga :
Jokowi Pilih PPKM Mikro Ketimbang Lockdown, Ketua DPD RI Minta Rakyat Mendukung

Mengurangi kemiskinan dan pengangguran dengan menggalakkan pembangunan pertanian, pedesaan dan infrastruktur dari sisi ekonomi politik kebijakan fiskal, lanjut SBY.
 
"Saya bersyukur karena 2-3 bulan setelah ujian terbuka waktu itu Allah takdirkan saya, rakyat Indonesia memberikan kepercayaan untuk saya memimpin negeri ini," tuturnya.
 
Isi disertasi tersebut, diceritakan SBY, kemudian diaplikasikan ketika ia menjabat sebagai Presiden RI.

Baca Juga :
KSAL Ancam Akan Pecat Personel TNI yang Terbukti LGBT

 
"Kandungan dari disertasi saya selama 10 tahun menjadi elemen utama dari kebijakan ekonomi Indonesia, semua tahu kebijakan ekonomi yang saya jalankan dulu adalah four track strategy," ceritanya.
 
Yang artinya, kebijakan dan strategi pembangunan ekonomi yang pro pertumbuhan, pro pengurangan kemiskinan dan pro pengurangan pengangguran.
 

Baca Juga :
Buset! Sudah 21.330 Konten Radikalisme Diblokir Kemkominfo

"Dan tentunya pro pemeliharaan lingkungan," katanya. (yus)

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA