• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • Masuk

Pecah Rekor, Take-Two Beli Pengembang Game Zynga Seharga Rp182 Triliun

Zynga adalah pengembang game yang populer dengan game multipemain sosialnya. Mereka pernah benar-benar mendominasi dunia game online melalui game Facebook. Foto: ist
Zynga adalah pengembang game yang populer dengan game multipemain sosialnya. Mereka pernah benar-benar mendominasi dunia game online melalui game Facebook. Foto: ist

JAKARTA, kilat.com - Game seluler adalah pasar yang besar dan akan terus berkembang seiring semakin kuatnya smartphone.

Kita telah melihat perusahaan mem-porting game PC dan konsol mereka ke perangkat seluler. Alasan di balik ini adalah masa depan yang cerah untuk game seluler.

Sebagai gambaran, pasar game smartphone kemungkinan akan mencapai Rp1.666 triliun pada 2024. Oleh karena itu, pengembang menganggap serius pasar yang sedang berkembang ini.

Tak heran, banyak perusahaan teknologi siap merogoh kocek dalam-dalam untuk membeli game yang sudah eksis.

Inilah yang dilakukan Take-Two, pembuat Grand Theft Auto Franchise. Mere mengatakan bahwa mereka akan membeli Zynga seharga Rp182 triliun.

Baca Juga :
Galaxy A03 Harga Rp1 Jutaan, Konsumen Dapat Kamera dan Baterai Gede-gedean

Zynga adalah pengembang game yang populer dengan game multipemain sosialnya. Mereka pernah benar-benar mendominasi dunia game online melalui game Facebook.

Mobi Gaming menyebutkan, judul game seperti YoVille, FarmVille, dan Zynga Poker mendapat banyak popularitas. Kemudian, mereka menjual banyak game mereka dan beralih ke game smartphone. Dan cukup sukses juga di sana.

Zynga adalah penerbit di balik banyak game populer seperti Harry Potter: Puzzles & Spells. Jadi, singkatnya, mereka memiliki pengalaman yang cukup bagus dengan dunia game smartphone. Dan, Take-Two ingin memanfaatkannya untuk lebih meningkatkan portofolionya.

Nah, satu hal yang pasti; kesepakatan sebesar Rp182 triliun adalah yang terbesar yang pernah ada di sektor ini. Mari kita lihat apa yang analis katakan tentang kesepakatan ini.

"Ini adalah harga yang mahal untuk sebuah perusahaan yang tidak secara konsisten menghasilkan keuntungan atau blockbuster baru,” kata Erik Gordon, profesor di Ross School of Business, University of Michigan.

Baca Juga :
Seri iPhone 13 Diterpa Masalah "Layar Pink" yang Serius

“Ini adalah kesepakatan yang mengejutkan… Zynga berada dalam daftar transaksi M&A potensial untuk waktu yang lama dalam bisnis video game,” ujar Serkan Toto, CEO perusahaan konsultan videogame Kantan Games.

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA