image

Kudus Membaik, Giliran Garut Darurat Corona

Kudus Membaik, Giliran Garut Darurat Corona

Penampakan virus corona. Foto: IDI

GARUT, kilat.com- Kantor Sekretariat Daerah atau Setda Kabupaten Garut dan Kantor DPRD Kabupaten Garut ditutup sementara. Penutupan pelayanan dua kantor pemerintah ini menyusul banyaknya aparatur sipil negara (ASN) di dua kantor ini terpapar virus corona.
 
Penutupan dua kantor tersebut dilakukan untuk melakukan sterilisasi dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di lingkungan pemerintahan dan pelayanan publik.
 
Suasana di kompleks perkantoran Setda Kabupaten Garut, Jawa Barat terlihat sepi. Tidak ada satu pun pegawai yang masuk kantor, bahkan pihak petugas keamanan berjaga ketat di depan pintu gerbang untuk memastikan tidak ada satu pun masyarakat dan pegawai yang boleh masuk ke kantor Bupati Garut ini.

Baca Juga :
Wali Kota Serang Tetap Izinkan Warga Gelar Hajatan dan ASN Keluar Kota

 
Selain komplek Setda Garut, Kantor DPRD Kabupaten Garut juga ditutup dari aktivitas pegawai dan anggota dewan serta kunjungan masyarakat. Selain itu, ada dua staf komisi di DPRD Garut juga yang positif Covid-19 dan saat ini menjalani isolasi.
 
Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman mengatakan, penutupan kantor Setda Garut dilakukan sementara sampai batas waktu yang belum ditentukan. Selama penutupan ini, pihaknya melakukan sterilisasi seluruh ruang di komplek Setda Garut.
 

Baca Juga :
Jokowi Pilih PPKM Mikro Ketimbang Lockdown, Ketua DPD RI Minta Rakyat Mendukung

Pihaknya melakukan tracking terhadap seluru pegawai yang ada di lingkungan perkantoran. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah adanya penularan Covid-19 di lingkungan Setda Garut supaya tidak meluas, karena saat ini hampir semua bagian di lingkungan Setda Garut pegawainya terpapar virus corona.
 
Pembukaan kembali komplek Setda Garut ini setelah hasil tracking pegawai sudah keluar dan tidak ada lagi pegawai yang positif Covid-19. (yus)

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA